Zidane Jadi Batu Sandungan Mbappe Gagal Merapat ke Madrid

Zinedine Zidane ternyata menjadi salah satu sosok yang menggagalkan upaya Real Madrid untuk mendatangkan Kylian Mbappe dari Monaco dibursa transfer musim panas 2017 ini. Tidak disebutkan secara rinci alasan Zidane menghalangi kedatangan Mbappe, namun kabar burung mengatakan bahwa sang pelatih masih percaya dengan skuat Madrid yang sekarang.

Telah menjadi berita biasa ketika Mbappe memiliki kedekatan dengan Real Madrid dan Cristiano Ronaldo, pasalnya sang pemain begitu mengidolakan dua sosok besar dunia tersebut. Di musim 2013 lalu, Mbappe diklaim nyaris bergabung bersama EL Real pada usia 14 tahun.

Akan tetapi momen itu tak berakhir dengan indah. Meski Mbappe bebas menentukan klub mana yang akan dituju, namun sang pemain tak langsung menuju Santiago Bernabeu. Dan selama periode itu, pihak Mbappe berkomunikasi dengan Zidane yang kala itu memiliki peran sebagai penasehat utama di tim junior Madrid.

Ketika menjabat posisi tersebut, Zidane diberi tanggung jawab besar untuk mencari dan menghasilkan bibit-bibit muda yang akan diorbitkan oleh Madrid dimasa depan. Dan sampai pada Zidane naik jabatan sebagai asisten Carlo Ancelotti pada 2013, jalinan komunikasi antara pihak Mbappe dengan Zidane mulai renggang.

Kisah itulah yang terjadi pada jalan karir Mbappe ketika usia muda dan pada akhirnya Mbappe memilih Monaco sebagai klub masa depannya. Dalam hal ini, Wilfrid selaku agen dan juga ayah Mbappe, membenarkan kisah tersebut.

“Kami sempat beberapa kali berbicara serius dengan Zidane. Tapi sejak dia diangkat menjadi asisten Carlo Ancelotti, dia menjadi tak punya waktu untuk terus berkomunikasi dengan kami. Seandainya Zidane tetap diberi tanggung jawab mendatangkan pemain muda, mungkin Mbappe akan benar-benar bergabung bersama Madrid, bukan Monaco,” demikian pernyataan Wilfrid kepada media.

Kini nama Mbappe menjadi besar dan merupakan salah satu aset kebanggaan Monaco, pasalnya sampai hari ini sang pemain terus dikait-kaitkan dengan klub besar Eropa termasuk Real Madrid yang siap menembus Mbappe dengan mahar super besar.

Namun kerinduan Madrid terhadap Mbappe harus ditenggelamkan oleh Paris Saint Germain sebagaimana klub asal Ligue 1 Prancis tersebut diklaim tinggal selangkah lagi mendapatkan tanda tangan pemuda bakat kelahiran Prancis tersebut.