Wenger Tolak Kalau Arsenal Pandang Forest Sebelah Mata

Arsenal istirahatkan banyak pemain krusial ketika melangsungkan laga di Nottingham Forest. Keputusan yang dianggap bukan hal yang baik sebab pada akhirnya mereka raih hasil buruk.

Arsenal tunduk dengan skor 2-4 ketika melangsungkan laga pada hari Minggu (7/1/2018) malam WIB di The City Ground. The Gunners telah terus dalam keadaan tertinggal walau unggul dilihat dari segi permainan.

Lewat laga ini, Arsenal tidak ditemani oleh Arsene Wenger yang tengah dihukum karena protes pada wasit. Mereka pun bermain tanpa beberapa pemain pentingnya.

David Ospina dijaga oleh 4 pemain bek yaitu Mathieu Debuchy, Per Mertesacker, Rob Holding, dan Ashley Maitland-Niles. Mohamed Elneny dan Joseph Willock jadi poros ganda, mempertahankan garis 4 bek.

Sedangkan Theo Walcott, Alex Iwobi, dan Reiss Nelson menopang Danny Welbeck yang menjadi pemain penyerang tunggal.

Tercatat Arsenal lakukan 69 persen dalam penguasaan bola dan lepaskan 14 sepakan, namun hanya 4 yang tepat ke sasaran. Sedangkan Forest yang andalkan serangan balik dan beberapa keadaan bola mati, catatkan 12 percobaan dengan 9 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Wenger akui performa Arsenal membuat frustrasi dan memuji penampilan dari Forest yang disiplin. Manajer yang berasal dari Prancis tersebut akui ada beberapa kesalahan fatal yang dilakukan oleh timnya, termasuk ketika susun pola pertahanan untuk melawan sepakan bebas dalam cetak angka pertama Forest.

Namun Wenger tegaskan pilihan pemain untuk pertandingan ini tidaklah salah. Rotasi memang diperlukan dan pemain yang turun juga miliki pengalaman yang cukup pada tingkat tinggi.

“Ini amat membuat frustrasi dan sayangnya hukuman ini tambahkan rasa itu. Kami berhadapan dengan Forest yang amat oke, yang trengginas dan fokus. Duel-duelnya menentukan,” ucap dia.

“Dengan menyeluruh, penampilan kami talk oke. Kami miliki banyak pemain yang telah di batas fisik dan kami tampil kembali di hari Rabu nanti. Saat Anda tidak menang, pemilihan pemain terus menjadi pertanyaan.”

“Saya yakin kalau kami telah memainkan tim yang miliki pengalaman, 8 atau 9 pemain internasional. Memang bakal lebih mudah katakan kalau pemilihan pemain tersebut menjadi masalahnya. Saat Anda berhadapan dengan tim seperti itu, mereka tidak mudah untuk ditundukkan. Dilihat dari segi pertahanan, Anda tidak boleh lakukan kesalahan seperti kami,” sambung dia.