Wenger Sebut Pemain Inggris Demam Diving

Diving Wasit

Arsene Wenger menjadi sosok pelatih yang memiliki sikap peduli besar terhadap wasit pertandingan. Dalam keterangan singkatnya, Wenger menyebut jika wasit Inggris yang sekarang harus benar-benar jeli memutuskan apakah pemain melakukan diving atau tidak.

Pernyataan Wenger ini tak lepas dari rasa sesal sang pelatih yang menganggap bahwa pemain Inggris sekarang lagi demam melakukan diving. Sikap pemain Inggris ini sedang menjadi topik hangat di penjuru negara Ratu Elizabeth tersebut.

Dele Alli Diving

Satu yang menjadi pemberitaan panas adalah ketika pemain andalan Tottenham Hotspur, Dele Alli tertangkap kamera melakukan pergerakan sengaja menjatuhkan diri. Hasilnya, Alli sukses memberikan hadiah penalti kepada Spurs yang sukses menaham imbang Liverpool 2-2 dilanjutan Premier League akhir pekan kemarin.

Jika dijabarkan, maka Alli total sudah mendapat tiga kartu kuning atas tindakan diving di Premier League, rekor yang sama dengan Wilfried Zaha. Adapun pembelaan sudah ditunjukan oleh pelatih Spurs, Mauricio Pochettino yang mengatakan sepakbola intinya adalah menemukan cara mengelabui lawan.

Akan tetapi, pernyataan Pochettino tak sejalan dengan Wenger. Dalam pernyataan tegasnya, Wenger berkata : “Saya yakin dia ingin bilang bahwa mengelabui lawan berarti anda harus lebih cerdas. Apakah itu bentuk permintaan maaf atas diving? Saya tidak terlalu yakin.”

“Saya pikir dia tidak akan melakukannya, saya hanya berharap aksi diving ini segera berakhir. Saya ingat ada kasus besar di mana para pemain asing sering melakukan tindakan itu, namun saya harus katakan bahwa para pemain Inggris sudah belajar dengan cepat dan mungkin kini sangat menguasainya,”

“Saya tidak pernah mengajarkan atau meminta para pemain saya untuk melakukan diving. Saya tak meminta mereka melakukan itu, namun jika anda lihat situasinya, kadang anda ingin pemain bersikap cerdas. Mungkin mereka kadang harus sedikit memanfaatkan aturan dan berusaha mendapatkan penalti dengan mudah.”

“Hampir semua penyerang bisa melakukan itu, namun hal ini bisa teratasi dengan seberapa jauh kualitas wasit mempelajari.” tutup Wenger.

Disela-sela perseteruan Pochettino dengan Wenger, maka bisa dikatakan sangatlah wajar sebagaimana Spurs dan Arsenal sendiri tengah bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik di posisi empat besar klasemen akhir Liga Primer Inggris 2017/18.