Walau Kecewa, Pelatih Madrid Tetap Berusaha Tersenyum Hingga Musim Ini

Sepertinya sang pelatih Real Madrid yaitu Zinedine Zidane harus menelan kekecewaan saat timnya bertanding menghadapi rivalnya di La Liga yang sekota dengannya, Atletico Madrid. Meskipun demikian, Ia tak ingin larut dalam kekecewaannya dan ingin dirinya tetap tersenyum sampai musim kompetisi musim ini berakhir.

Memang dalam pertandingan yang diselenggarakan pada hari sabtu kemarin tanggal 8 April 2017 pukul 21.40, Madrid tak berhasil merebut poin penuh di kandang sendiri. Walau tak menang, setidaknya mereka juga tak kalah. Mereka hanya mampu mengimbangi pemainan dengan skor 1-1.

Sebenarnya jika dilihat dari statistik, Madrid mendominasi pemainan baik dalam hal penguasaan bola maupun dalam hal menciptakan peluang. Mereka pun bahkan selalu menciptakan peluang dua kali lebih banyak dari sang tamu disetiap babaknya. Apalagi dibabak pertama mereka gencar untuk melakukan serangan hanya saja, tak ada satu pun yang berhasil menghasilkan angka.

Namun setelah enam menit babak kedua dimulai, Madrid akhirnya berhasil menjebol gawang lawan melalui Pepe. Umpan dari Toni Kroos berhasil di eksekusi dengan baik oleh pemain belakang mereka bernomor punggung 3 ke kanan gawang.

Atletico pun berusaha membalasnya, dan sayangnya usaha mereka berhasil di lima menit sebelum babak kedua dimulai berakhir. Angel Correa berhasil mengirimkan bola kepada Antoine Griezmann dan dibenamkan ke pojok kiri bawah, tak mampu dibendung oleh Keylor Navas. Skor 1-1 hingga peluit panjang babak keddua dibunyikan.

Seperti yang dikutop Marca, Zidane pun mengatakan, ” Kami tak bertahan dengan baik (terutama menjelang babak kedua berakhir). Kami masih terpisah-pisah. Kami sangat kecewa dengan apa yang telah terjadi. Saya kecewa. Namun saya akan mencoba tetap tersenyum mulai saat ini hingga akhir musim,”.

Sang pelatih memang mencoba mempertahankan kemenangan dengan mengganti pemberi assist mereka dipertandingan ini yaitu Kross dengan Isco karena ia menganggap Isco lebih handal dalam penguasaan bola. Ditambah penggantian Gareth Bale dengan Lucas Vazquez untuk menambahkan peluang mencetak angka lagi.

Namun karena pepe cedera di menit ke 63 maka ia tak banyak pilihan dalam berusaha mempertahankan lini belakangnya. Seperti yang diungkapkan Zidane, “Saya ingin menggunakan Isco untuk mempertahankan sisi sayap kiri dan berharap mendapatkan penguasaan bola lebih baik. Namun cedera Pepe membuat kami tidak punya banyak pilihan lagi. Dan kami memang tidak melakukan dengan baik pada lima menit terakhir,”.

Dengan imbangnya pertandingan tersebut kedua tim masih berada diposisi yang sama terutama dalam pekan ini Barcelona tak mampu mendongkrak posisi mereka karena takluk saat menghadapi Malaga.