Vermaelen Sesali Keputusan Bertahan Di Barca

Thomas VermaelenThomas Vermaelen menungkapkan penyesalan karena tetap bertahan di Barcelona pada musim panas, pasalnya kenyataan sekarang jauh berbeda dari yang sudah ia harapkan. Jarang tampil, peluangnya tampil di Piala Dunia 2018 di Rusia bersama tim nasional Belgia pun semakin menipis.

Di bursa transfer musim panas lalu pemain bertahan berusia 31 tahun tersebut memilih bertahan di Camp Nou, setelah berhasil diyakinkan oleh pelatih Ernesto Valverde. Padahal saat itu dia punya kesempatan untuk kembali ke Premier League dan pindah ke Serie A bersama Inter Milan

Vermaelen tentu saja mengharapkan satu tempat di tim inti Los Cules, akan tetapi sejauh musim ini berjalan, nyatanya dia malah baru dimainkan dalam satu pertandingan selama 90 menit ketika Barca berhadapan dengan Real Murcia di ajang Copa del Rey.

Ernesto Valverde lebih sering memasangkan Gerard Pique bersama Samuel Umtiti di jantung pertahanan Blaugrana. Ketika salah satu pemain tidak bisa dimainkan, Javier Mascherano lebih dipercaya, sehingga sulit bagi Vermaelen untuk mendapatkan menit bermain.

Mengenai peluang bermain di Piala Dunia, Vermaelen pun sebetulnya selalu masuk dalam rencana manajer tim nasional Belgia, Roberto Martinez. Hanya saja, mantan pemain Arsenal ini merasa membutuhkan lebih banyak menit bermain demi memperbesar peluangnya.

“Pada musim panas pelatih (Ernesto Valverde) meyakinkan saya untuk bertahan dan saya menduga akan positif untuk bertahan di Barcelona. Tapi setelah melihat situasi saya sekarang, saya baru sadar kenyataanya tidak seperti itu,” kata Thomas Vermaelen kepada Het Laatste Nieuws seperti yang dilansir dari Sport.

Thomas Vermaelen senduru bergabung ke Barca di bursa musim panas 2014 silam. Namun sejak merapat ke Camp Nou, Vermaelen sangat jarang bermain karena diganggu cedera pangjang. Vermaelen beberapa kali sempat dikaitkan dengan klub top asal negaranya, Anderlecht. Vermaelen pun tidak menyangkal walaupun enggan bicara lebih jauh.

“Saya tidak akan bicara apa-apa mengenai hal tersebut karena terakhir kali saya bicara soal ini, berita yang beredar di media tidak sama seperti apa yang saya katakan,” ucap Thomas Vermaelen.