Valverde Akan Kembali Ke Filosofi Awal Barca

Ernesto ValverdeBarcelona akhirnya sudah mengumumkan nama pelatih baru untuk mengarungi musim baru, dia adalah Ernesto Valverde. Salah satu misinya di Barca berkaitan erat dengan filosofi lama tim, yakni mengembangkan potensi pemain-muda muda Barca.

Pelatih Spanyol berusia 53 tahun itu sebelumnya empat tahun menjadi manajer Athletic Bilbao. Ia mengucapkan selamat tinggal pada klub lamanya pada pekan lalu, sebelum kini ditunjuk untuk menjadi pelatih Barca. Valverde akan resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru hari Kamis (1 Juni 2017) mendatang.

“Ernesto Valverde akan memakai filosofi lama kami yakni mengembangkan pemain-pemain muda dan dia akan bermain dengan cara Barca,” kata Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu seperti yang dikutip dari BBC.

Seperti yang keluar dari pernyataan tersebut, persoalan mempromosikan pemain muda akan memiliki porsi besar dalam tugas Valverde. Tapi sebelum bicara lebih jauh soal hal itu, ada baiknya sedikit menilik awal karier Valverde sebagai manajer.

Valverde mengawali karier sepakbolanya sebagai seorang penyerang Deportivo Alaves dan Sestao, lalu pindah ke Espanyol dan bermain di sana selama dua musim. Ia lalu bergabung ke Barcelona pada tahun 1988, di usia 24, dan mencetak delapan gol dalam 22 laga selama dua musim yang sering diganggu cedera.

Valverde kemudian hijrah ke Atlhletic Bilbao, yang selama ini identik dengan dirinya, mencetak 44 gol dalam 170 pertandingan selama anam musim bermain bersama Los Leones. Ia pensiun sebagai pemain pada tahun 1997, ketika memperkuat Mallorca.

Segera setelah gantung sepatu, Valverde balik ke Atlhletic Bilbao untuk jadi pelatih tim junior. Dari sini ia merintis jalan sampai akhirnya dipercaya jadi manajer tim utama pada musim 2003/2004. Setelah dua musim melatih Bilbao, mengantar klub ke posisi akhir lima dan sembilan di papan klasemen, Valverde hengkang dari Bilbao.

Setahun kemudian, Ernesto Valverde menjadi manajer Espanyol dan mulai mencuri perhatian setelah mengantarkan klub tersebut melaju ke babak final Piala UEFA dalam dua musim pertamanya sebagai pelatih.

Meninggalkan La Liga, Valverde menjadi manajer Olympiakos dan mempersembahkan beberapa gelar untuk klub Yunani tersebut dalam dua periode melatih (2008-2009 dan 2010-2012), yang diselingi melatih di Villarreal.

Ernesto Valverde kemudian balik lagi ke Spanyol untuk menangani Valencia pada Desember 2012 dan kemudian kembali jadi juru taktik Atlhletic Bilbao pada Juli 2013.

Atlhletic Bilbao membuat peraturan untuk tidak boleh merekrut pemain dari luar Basque. Valverde pun jadi banyak mengarahkan fokus kepada pemain muda binaan klub sendiri. Hal inilah yang kemudian diharapkan oleh Barca darinya.