Unai Emery : Neymar Perlu Beradaptasi Dengan Ligue 1, Tim Kami Dan Wasit

Neymar PSG Red Card, Neymar PSG, Neymar, PSG, Marseille vs PSG 2017, Ligue 1, Liga Prancis
Neymar PSG mendapatkan kartu merah

 

Pelatih Paris Saint-Germain yaitu Unai Emery mengatakan bahwa Neymar akan belajar dari pengalamannya mendapatkan kartu merah saat bermain imbang 2-2 menghadapi Marseille pada hari Senin lalu, pukul 02.00 WIB. Meskipun demikian, ia juga berharap bahwa wasit seharusnya memberinya lebih banyak perlindungan kepada sang pemain.

Dalam pertandingan tersebut, Neymar mampu menyumbangkan sebuah gol sebelum ia menunjukkan dua kartu kuning secara berurutan dalam waktu tiga menit pada laga Le Classique di Stade Velodrome akhir pekan lalu.

Kartu kuning keduanya terjadi saat ia menubrukkan ketubuh lawannya karena Ia dua kali dijatuhkan saat menggiring bola ditengah lapangan, tanpa peluit peringatan dari sang wasit. Namun sang wasit melihat Neymar emosi dan kedua pemain dikenakan kartu kuning, yang membuat sang pemain asal Brasil diusir kelapangan.

Untungnya PSG yang sedang tertinggal 2-1, walaupun bertanding dengan 10 pemain mampu menyamakan kedudukan, berkat tendangan bebas langsung dari Edinson Cavani, yang menyelamatkan klubnya dari kehilangan poin.

Meskipun demikian, saat berbicara di konferensi pers setelah pertandingan, Emery mendukung bintang Brasil tersebut dan malah menyarankan agar wasit Ruddy Buquet bisa menangani pertandingan tersebut lebih baik.

“Neymar perlu beradaptasi dengan Ligue 1, tim kami dan wasit,” kata pelatih asal Spanyol itu kepada wartawan di Camp des Loges, Rabu. “Dia cerdas. Dia tahu bahwa apa yang terjadi pada hari Minggu lalu (waktu setempat) akan menjadi pelajaran yang terus berlanjut. “.

Ia menambahkan, “Setelah pertandingan, Marseille mengakui bahwa mereka tampil lebih agresif dalam mengejar bola daripada biasanya. Penting agar wasit belajar mengendalikan permainan tidak masalah apa situasinya. ”

“Bagi kami, semuanya sudah jelas, saya berbicara dengan Neymar tentang dia yang emosi atas provokasi (pemain lawan). Ketika pertandingan berlangsung, memang benar ada banyak agresi. Pemain juga manusia, dia akan belajar dari semua situasi yang dia hadapi, menemukan dirinya sendiri. “, jelasnya.

Saat ini Nyemar telah berhasil menyarangkan tujuh buah gol ditambah lima assist di ligue 1 dari delapan pertandingan yang melibatkannya, sementara Ia juga mampu menjebol tiga kali gawang lawannya dan dua assist dalam tiga laga di Liga Champions.