Tunduk dengan 1 angka, Leicester Tak Khawatir

Leicester City kembali dengan hasil negatif 0-1 saat berkunjung ke kandang Atletico Madrid. Walau tidak berhasil ciptakan angka di kandang lawang, The Foxes merasa tidak terlalu kecewa lewat hasil laga itu.

Leicester tunduk di hadapan Atletico dengan skor 0-1 pada pertemuan pertama babak perempatfinal Liga Champions pada hari Kamis (13/4/2017) dinihari WIB. Angka yang di ciptakan Antoine Griezmann lewat penalti jadi angka semata wayang yang masuk ke gawang Kasper Schmeichel.

Di laga itu, Leicester tampil dengan memakai strategi bertahan. Mereka banyak menaruh banyak pemain di kotak penalti dan amat jarang lakukan serangan. Mereka malah tidak satupun lakukan percobaan yang mengarah ke gawang selama pertandingan berlangsung.

Memikirkan seberapa besar keunggulan yang diraih Atletico, sang manajer Leicester Craig Shakespeare merasa tidak terlalu kecewa atas hasil negatif yang dialami oleh timnya.

“Saya menilai kalau skor 1-0, kami bakal terima hal tersebut sebelum laga. Kami hadir untuk ciptakan angka, namun Anda dapat saksikan seberapa oke mereka. Kesempatan untuk kami masih terbuka,” ucap Shakespeare.

Shakespeare merasa lebih kecewa lewat keputusan yang diambil oleh wasit Jonas Eriksson untuk hadiah penalti pada Atletico. Ia percaya kalau Marc Albrighton lakukan pelanggaran Griezmann berlangsung di luar area penalti.

“Saya anggap hal tersebut merupakan sebuah momen yang membuat kecewa, sebuah momen penting. Wasit perlu ambil keputusan yang pas. Anda tidak dapat menerka,” ucap Shakespeare.

“Hal tersebut memang sebuah sepakan bebas, namun di luar area penalti. Para wasit miliki usaha yang tidak mudah, namun Anda berharap beberapa keputusan penting dipilih dengan benar,” imbuh dia.

Leicester bajak mendapat giliran menjadi tuan rumah melawan Atletico pada pertemuan kedua di pecan berikutnya. Mereka perlu raih hasil positif dengan jarak paling kecil 2 angka yang akan berlangsung di King Power Stadium untuk memutar balik keadaan.

“Pesannya ialah kami tampil, baik dilihat dari sisi mental atau fisik sekalipun, dan telah berusaha dengan oke. Kami mengetahui seperti apa yang telah kami lakukan di King Power dan tahu seperti apa kami wujudkan,” imbuh Shakespeare.