Tottenham Cari Peluang Bajak Barkley Dari Everton

Tottenham Hotspur tengah berupaya keras mencari peluang terbuka untuk bisa membajak Ross Barkley dari Everton sebagaimana mereka tak mau didahului oleh Chelsea yang sama-sama tertarik kepada jasa pemain kelahiran Inggris tersebut.

Kepercayaan diri terlihat dalam diri Hotspur dengan sesumbar bahwa mereka akan dapat tanda tangan sang pemain bahkan dengan harga murah. Dalam penawarannya, Hotspur telah mempersiapkan jumlah transfer sebesar 50 juta pounds, meski faktanya sang gelandang kontraknya hanya tinggal tersisa setahun dan memungkinkan Barkley bisa pergi secara gratis.

Hotspur sebenarnya sudah lama menunjukan ketertarikan terhadap Barkley, sampai mereka sempat menawarkan sejumlah paket plus agar Hotspur mau melepas sang pemain. Namun sepanjang penawaran tersebut, tak ada satu pun sinyal positif bahwa Barkley akan segera merapat ke White Hart Lane.

Kini Hotspur harus berjuang bersama Chelsea yang sama-sama ingin mendapatkan tanda tangan Barkley. The Blues sendiri memiliki opsi untuk menjadikan Barkley sebagai pemain lini tengah, Antonio Conte sampai menyakinkan banyak publik bahwa timnya masih membutuhkan setidaknya dua sampai tiga pemain lagi.

Berdasarkan pengakuan dari direktur olahraga Tottenham, Daniel Levy dengan sangat yakin jika Barkley hanya pantas dibanderol 25 juta pounds, sebagaimana saat ini sang pemain diharagai oleh Everto kurang lebih sampai 50 juta pounds.

Hal ini bisa diartikan bahwa keputusan Ronald Koeman dengan menyebut sang pemain tak punya masa depan di Goodison Park dan sisa kontrak Barkley yang tinggal satu musim lagi adalah jawaban wajar jika harga sang pemain tidak melampaui 25 juta pounds.

Disini Hotspur menunjukan kecemasan yang sangat besar ketika mengetahui adanya pergerakan dari Chelsea. Meraka bahkan siap mengajukan penawaran lebih besar ketimbang The Blues andai Barkley mau merapat ke White Hart Lane. Sementara isu kepindahan Barkley ke klub lain semakin nyata ketika dirinya tak kunjung menampakan diri dalam sesi pra musim Everton.