Tinggalkan Atalanta, Andrea Conti Pilih AC Milan

Bek berusia 23 tahun,pemain Atalanta, Andrea Conti akan segera pergi tinggalkan skuatnya. Ia mengungkap bahwa dirinya hanya ingin bergabung dengan AC Milan jika harus tinggalkan Atalanta. Padahal, pemain tersebut banyak diincar sejumlah klub-klub besar seperti Juventus, Manchester United, Inter Milan dan Liverpool. Namun, keputusanya sudah tetap memihak AC Milan.

Bek Atalanta tersebut dilirik oleh AC Milan setelah penampilan impresifnya sepanjang musim 2016-2017. AC Milan kepincut dengan Andrea Conti dan ingin memiliki pemain bek Atalanta itu, torehanya
selama musim 2016-2017 bersama dengan Atalanta, Ia berhasil mengoleksi delapan gold an menyumbang empat assist dalam 33 penampilan di ajang Liga Serie A Italia.

“Kami sudah tak akan ragu lagi untuk pindah, karena waktu klien sayam Andrea Conti bersama Atalanta sudah selesai. Conti akan segera tinggalkan Atalanta dan berkesempatan untuk bergabung dengan klub yang lebih besar,” Ungkap agen Conti, Mario Giuffredi kepada Tuttomercatoweb.

“Atalanta sudah tak ada dalam pikiranya lagi. Namun, dia mengucapkan terima kasih atas apa yang telah diberikan klub kepadanya. Ia tak kan lupa dengan hal itu, Kini, klien saya hanya menginginkan berada di Milan dan itulah memang seharusnya. Conti pantas untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik,” Ungkap Giuffredi melanjutkan.

Liga Europa musim depan akan dihadiri oleh Atalanta maupun AC Milan. Akan tetapi, AC Milan harus melewati babak play-off terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke pertandingan sesungguhnya. Sedangkan Atalanta sudah dipastikan lolos otomatis karena mereka telah finis di peringkat keempat.

Andea Conti tergiur untuk bergabung dengan I Rossoneri karena nama besar skuat tersebut. Ia menginginkan menjadi pemain di dalam tim AC Milan, menurut agen Conti, pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini harus dapat menerima kenyataan sati per sati pemainya hengkang ke klub besar.

“Tidak ada yang bisa menghindari impian pemain tersebut. AC Milan itu mimpi setiap pemain, Gasperini tidak dapat mencegah pemain meraih apa yang mereka impikan. Jika terjadinya veto dalam transfer pemainya, menurut dirinya itu tidak adil,” Ungkap Giuffredi mengakhiri.