Terus Tempa Strategi, Kunci Keberhasilan Chelsea

antonio conteAntonio Conte sejauh ini mampu membawa Chelsea menjadi unggulan juara Liga Primer Inggris. Kunci keberhasilannya bisa dibilang terletak pada repetisi.

Chelsea yang pada musim sebelumnya finis di peringkat 10 klasemen Liga Primer, saat ini justru bercokol di pucuk klasemen dengan gap 10 poin atas rival terdekat Tottenham Hotspur.

Atas prestasi itu Conte mendapat pujian dari banyak orang usai membuat perubahan ke formasi 3-4-3 di awal musim. Pakem itulah yang mengiringi laju impresif The Blues.

Menyangkut hal itu, Rio Ferdinand mengaku menerima “bocoran dalam” bila repetisi ikut mempunyai peran besar lantaran menurutnya strategi itu terus-menerus diasah ke pemain dalam latihan. Monoton, namun pengulangan itulah yang telah membuat para penggawa Si Biru menerapkan skema tuntuan pelatihnya dengan amat bagus.

“Faktor utama memainkan 3-4-3 ialah dengan repetisi, repetisi, repetisi. Chelsea menjalankannya dengan amat baik karena Conte menjiwai sekali repetisi fase permainan, manajemen permainan, serta bentuk tim,” kata Rio Ferdinand kepada The Times.

“Orang-orang yang saya kenal di Chelsea menyatakan bila sesi latihan itu sangat monoton. Para pemain mulanya beranggapan ‘Ini apa sih?’. Mereka berharap menikmati latihan namun dia meminta para pemain melawan bayangan sendiri, melatih penempatan posisi berdasarkan posisi bola.

“Sesi-sesi selama 30 sampai 40 menit ini bisa membosankan, namun saat para pemain menyaksikan bila hal itu berjalan dengan baik, ketika gambaran yang dia buat dalam latihan menjadi kenyataan di sebuah pertandingan, para pemain pun jadi betul-betul percaya (dengan keampuhan metode latihan dan strategi itu),” sebut mantan bek tim nasional Inggris yang kini menjadi pundit sepakbola tersebut.