Striker West Ham Pernah Jadi Preman Jalanan

marko arnautovicDia merupakan pemain termahal dalam sejarah West Ham United. Marko Arnautovic direkrut dari Stoke City di jendela transfer musim panas kemarin dengan mahar senilai 20 juta euro.

Pada lima penampilannya di Premier League Inggris, Arnautovic justru belum menyumbang sebiji gol pun untuk The Hammers. Kondisi fisik yang belum fit 100 persen serta proses penyesuaian diri dengan klub baru adalah faktor yang dikemukanan.

Terlepas dari itu, beberapa hari lalu Arnautovic dalam sebuah wawancara membeberkan masa lalunya yang kelam ketika merintis karier sebagai pemain sepakbola profesional. Ia mengaku dulu pernah jadi preman di Vienna. Banyak tindak kejahatan pernah diperbuat bekas penggawa Inter Milan itu.

Sebut saja mencuri, merampok dan terlibat perkelahian jalanan pernah ia lakukan. Apabila bukan karena tekad mengejar impian di lapangan hijau, Arnautovic mungkin saja sudah masuk ke balik jeruji sekarang, seperti yang dialami sejumlah temannya.

“Andaikan saya masih melanjutkan gaya hidup di masa muda, mungkin saya takkan berada di sini. Saya bukan gangster, akan tetapi dua sahabat harus masuk ke dalam penjara,” kata Arnautovic.

Jiwa liar seorang Arnautovic memang masih belum bisa dikendalikan sampai sekarang. Walau sudah memilih masa depan sebagai pesepakbola, dia masih kerap membuat masalah. Arnautovic sendiri mengaku kerap cekcok dengan manajernya.

“Saya seringkali menentang pelatih dengan berkata ‘Anda bukan ayah saya, maka bicaralah secara normal pada saya’. Yang saya mau, manajer cukup bilang, ‘bermain saja dan berikan saya kemenangan’,” ungkapnya dikutip The Sun.