Spalletti Bahagia Dengan Respons Positif AS Roma

Luciano SpallettiTertinggal lebih dulu, AS Roma akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan mencuri kemenangan dari Sassuolo. Tidak bisa yang bisa diungkapkan oleh Luciano Spalletti selain kegembiraan untuk Giallorossi.

AS Roma kebobolan di menit-menit awal kala menjamu Sassuolo di Olimpico Stadium, Senin (20 Maret 2017) dinihari WIB, kala Gregoire Defrel membobol gawang Wojciech Szczesny pada menit ke-9. Namun tuan rumah tidak butuh waktu terlalu lama untuk membalas.

Leandro Paredes mencetak gol penyeimbang pada menit ke-16, yang dilanjutkan oleh gol dari Mohamed Salah di masa injury time babak pertama. Sebuah gol lain dari Edin Dzeko di menit ke-68 menegaskan tim tuan rumah meraih kemenangan 3 – 1.

Spalletti menilai jika tim besutanya itu sudah menunjukkan mental yang sangat tangguh. Sebab selain membalikkan keadaan, atmosfer tim juga sedang buruk menyusul tersingkirnya mereka di babak 16 besar Liga Europa oleh Olympique Lyon. Kemenangan ini menjadi momentum bangkit dan mengejar akhir musim yang bagus.

“Sangat sulit bagi kami untuk menunjukkan reaksi yang seperti ini, salah satu dari para pemain besar, para pemenang, dan para profesional yang sesungguhnya,” kata Spalletti seperti yang dilansir dari situs resmi AS Roma.

“Setelah kekalahan yang kami atas Lyon, kami berisiko bangun tidur dengan merasa seperti tidak punya apa-apa lagi untuk dikejar, tapi sesungguhnya kami masih memiliki: arti penting tim ini.”

“Jika sebagai sebuah tim mereka berusaha bersama-sama lagi sesegera mungkin, mereka akan bisa menemukan kemenangan-kemenangan yang bisa mengembalikan ke posisi untuk bertarung untuk berbagai gelar juara.”

“Hal yang paling penting adalah bahwa kami menunjukkan lagi standar sepakbola yang ditunjukkan di malam lainnya, ketika mereka menaikkan level sangat tinggi. Kami memang ingin mengulangi performa itu dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.

AS Roma saat ini masih ada di peringkat dua klasemen sementara Serie A dengan perolehan 65 poin dari 29 pekan, tertinggal delapan angka dari Juventus di posisi puncak. Di ajang Coppa Italia, mereka dalam posisi tertinggal 0 – 2 secara agregat dari Lazio di babak semifinal.