Soal Keributan MU dan City, Tidak Ada hukuman

Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) sudah lakukan investigasi berhubungan dengan keributan yang berlangsung di Old Trafford setelah laga Derby Manchester. Mereka tidak bakal memberi hukuman kepada Manchester United dan Manchester City.

Telah berlangsung sebuah keributan di lorong ruang ganti Old Trafford usai City tundukkan MU dengan skor 2-1 pada tanggal 10 Desember kemarin. Manajer MU, Jose Mourinho, merasa terganggu dengan mendengar suara musik yang amat kencang dari ruang ganti City. Mourinho menilai kalau City rayakan hasil oke tersebut secara secara berlebihan.

Mourinho lalu terlihat tengah beradu mulut dengan penjaga gawang City, yaitu Ederson Moraes. Adu mulut tersebut disusul dengan lemparan kotak susu yang mengarah ke Mourinho. Dari inilah keributan menjadi semakin besar dan melibatkan banyak pemain dari kedua pihak.

FA sudah meminta penjelasan dari MU dan City berhubungan dengan kejadian itu. Usai raih penjelasan dari kedua kubu tim dan juga mendengar kesaksian dari saksi mata, FA rasa tidak harus jatuhkan hukuman apapun.

“Usai pikitkan bukti-bukti yang diberikan oleh kedua klub dan beberapa saksi independen, FA tak akan ambil tindakan formal,” tulis FA dalam pernyataannya.

Lewat peluang yang serupa, FA pun putuskan untuk tidak memberi hukuman kepada Mourinho berhubungan dengan komentarnya jelang laga Derby Manchester. FA sebelumnya meminta penjelasan dari Mourinho usai pria yang berasal dari Portugal tersebut mengatakan kalau City gunakan “taktik pelanggaran” dan para pemainnya amat mudah terjatuh.

“Usai pikirkan bukti yang diberikan oleh klub, FA tidak bakal ambil tindakan secara formal, namun mengingatkan Jose Mourinho kalau komentar apapun tentang ofisial laga mungkin saja bakal menjadi sebuah tindakan disiplin,” imbuh FA.