Soal Cedera, Bale Dapat Saran Dari Legenda MU

Gareth BaleMantan pemain Manchester United, Ryan Giggs mengirimkan simpatinya kepada Gareth Bale yang sangat sering mengalami cedera. Giggs pun memberi saran supaya setelah ini kondisi kesehatan Bale bisa lebih baik lagi dan selalu bugar.

Tidak bisa dibantah bahwa Gareth Bale merupakan pemain terbaik Wales saat ini. Bahkan jika boleh dibandingkan, Bale lebih hebat ketimbang beberapa legenda sepakbola The Dragons seperti Ryan Giggs, Ian Rush, atau John Charles.

Namun, kehebatannya itu tidak diimbangi dengan kondisi fisiknya. Bale sangat rentan akan cedera khususnya setelah direkrut oleh Real Madrid pada 2013 silam. Terhitung, mantan pemain Tottenham Hotspur seudah melewatkan 53 pertandingan selama empat musim memperkuat El Real atau rata-rata sekitar 15 pertandingan dalam satu musim.

Terakhir, Bale mengalami cedera betis ketika memperkuat El Real saat mengalahkan Borussia Dortmund pekan lalu dan cedera itu membuatnya tidak bisa memperkuat tim nasional Wales di kualifikasi Piala Dunia 2018. Kalau sudah begini, karier Bale juga yang terancam mengingat dia akan sulit bertahan lama karena rentan cedera.

Terkait cedera yang dialami Bale tersebut, Giggs mengirimkan simpatinya sembari menyarankan agar juniornya tersebut bersedia merubah gaya permainan demi kariernya di masa depan. Giggs mencontohkan dirinya yang sanggup bermain sampai umur 40 tahun di klub sebesar Manchester United, dengan gaya bermain agresif seperti Bale.

“Ketika Anda menyaksikan permainan Gareth Bale dan bagaimana kondisi fisiknya, dia senang beradu badan, apalagi ketika menghadapi hadangan dari pemain lawan. Dengan seringnya cedera yang dialaminya, maka dia harus mulai merubah sedikit soal gaya bermainnya” ujar Ryan Giggs kepada Sky Sports.

“Ketika Anda hampir melewati usia 20-an, maka Anda harus mulai mengubah gaya bermain. Semua pemain berbeda dan saya sendiri mencoba juga berlatih yoga, akupunktur, mandi air es, tapi itu bisa saja berhasil untuk pemain lain dan bisa juga tidak.”

“Anda harus juga menyesuaikan diri dengan gaya main. Anda tidak bisa bermain seperti pemain umur 19 tahun ketika usai anda sudah akan sampai 30, tapi pengalaman membuat Anda bsa berpikir cepat dan Anda harus bermain lebih efektif serta efisien. Walaupun tak secepat ketika Anda masih muda, saya bermain lebih efektif di akhir umur 20-an,” tutup Ryan Giggs.