Sevilla Tunjuk Eduardo Berizzo Sebagai pengganti Jorge Sampaoli

Eduardo Berizzo Sevilla, Eduardo Berizzo, Sevilla, Eduardo Berizzo Celta Vigo, La Lia, Liga Spanyol
Eduardo Berizzo Sevilla

Sevilla FC telah mengumumkan penunjukkan Eduardo Berizzo pada hari Selasa ini sebagai kepala pelatih tim utama dengan kontrak selama dua tahun sampai musim 2017-2019 berakhir.

Pelatih asal Argentina tersebut menggantikan rekan senegaranya yaitu Jorge Sampaoli, yang pergi untuk mengambil alih tim nasional Argentina pada bulan Mei lalu.

Pelatih berusia 47 tahun itu pada prinsipnya telah menyetujui kesepakatan untuk bergabung dengan Sevilla, yang berada di urutan keempat musim lalu, awal bulan Juni dan menandatangani kontrak pada hari Selasa ini.

“Tantangan saya sama dengan tantangan yang dimiliki Sevilla yaitu untuk terus menang, Ini akan menjadi lebih sulit untuk mempertahankan menang daripada meraihnya kalinya Kami akan mencoba menguatkan pasukan smampu mungkin dan memperbaiki sisi yang sudah sangat Bagus, “kata Berizzo.

Berizzo sebelumnya pernah aktif menjadi pemain bola sebagai bek tengah dan mengawali karirnya bersama Newell’s Old Boys pada tahun 1988 selama lima musim. Kemudian Ia bermain di kompetisi Mexico bersama Atlas FC selama tiga musim dan kembali ke Argentina memblea River Plate selama tiga musim juga. Ia sempat direkrut oleh Marseille selama semusim dan akhirnya pada tahun2—1, Ia membela Celta Vigo selama empat tahun dan mengakhiri karirinya di Cadiz CF, yang bermain di Spanyol.

Ia kemudian menjadi asisten pelatih timnas Chile dari 2007 selama 3 tahun. Dan akhirnya menjadi pelatih di O’Higgins F.C. yang berbasis di Chile juga selama tiga tahun. Barulah Ia kembali ke klub lamanya yaitu Celta Vigo.

Setelah awal yang sulit, namun Ia bisa mencapai semifinal Liga Europa musim ini untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Ia pun sempat memimpin Galician ke semifinal Liga Europa musim lalu dan dua semifinal saat berkompetisi di Copa del Rey.

Ia juga telah menyelesaikan pertandingan perdananya bersama Vigo dengan berada di urutan kedelapan dan musim berikutnya ia mampu meraih posisi keenam. Sayangnya mereka kurang beruntung dalam kampanye La Liga di musim yang baru saja ditutup dan membuat mereka berada di posisi 13 besar.

Setelah gagal mencapai kesepakatan untuk kesepakatan baru dengan Carlos Mourino, petenis Argentina tersebut mengkonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan klub tersebut pada saat berakhirnya kontraknya pada 30 Juni lalu.

Pertandingan kompetitif pertamanya saat pelatih akan tampil di babak play-off Liga Champions pada Agustus mendatang menghadapi salah satu klub di Liga Inggris, Everton.