Setelah Lima Laga Tak Pernah Menang, Pelatih Lille Tidak Akan Mundur Dari Jabatan

 

Marcelo Bielsa Lille, Marcelo Bielsa. Lille, Bundesliga, Liga Jerman
Marcelo Bielsa Lille

 

Marcelo Bielsa belum lama ini mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri sebagai pelatih Lille yang sedang terpuruk dan menuju zona degradasi. Menurutnya saat ini tim yang diasuhnya masih sedang berjuang sekuat tenaga setelah tak pernah menang lagi sejak lima pertandingan terakhirnya.

Bielsa merupakan pelatih yang baru ditunjuk oleh Lille pada akhir Mei 2017 lalu menggantikan pelatih sementara Lille yaitu Franck Passi. Pasalnya Lille telah memecat pelatih utama ditengah jalan kampanye 2016-17 tepatnya 14 Februari 2017 kemarin, menggantikan pelatih sebelumnya Patrick Collot yang membuat klub ke zona degradasi.

Pelatih berusia 62 tahun itu memiliki kontrak dua tahun di musim panas kemarin namun perjalanannya semakin jauh dari sepuluh besar. Bahkan hingga kini klubnya berada dibatas aman zona degradasi setelah hanya memenangkan pertandingan perdana.

Saat itu Lille menghadapi Nantes dan mampu tampil menjanjikan dengan menjebol tiga kali gawang lawan tanpa balas. Namun selanjutnya mereka takluk saat menghadapi Strasbourg dan Caen. Saat menghadapi Angers dan Bourdeux, mereka hanya mampu bermain imbang saja. Dan di pertandingan terakhirnya, mereka kalah tipis dengan drama gol semata wayang di injury time babak kedua.

Sebenarnya mantan pelatih timnas Argentina dan Chile tersebut memiliki filosofi menyerang yang bagus yang telah dilihat sebagai strategi yang ideal oleh pemilik baru klub, Gerard Lopez. Bahkan Bielsa juga memiliki pengalaman melatih diklub papan atas eropa, seperti di Marseille selama se,iso, dam sempat menjabat sebagai pelatih Lazio walaupun hanya dua hari di musim panas 2016 lalu.

Saat ditanyakan pada sebuah konferensi pers apakah dia sekarang akan meninggalkan Lille, dia berkata: “Anda bertanya kepada saya bagaimana, setelah mengundurkan diri dari OM [Marseille], saya dapat mengatakan bahwa saya tidak akan menyerah. Saya tidak akan pergi dari sini bahkan jika saya harus berjuang untuk bertahan sepanjang musim. Saya mengatakannya untuk berkomitmen pada semua hal yang harus saya hadapi. “.

Ia menambahkan, “Saya tahu penderitaan yang kita rasakan saat kalah, saya berjuang untuk tim nasional Argentina selama periode terburuk di sisi saya adalah spesialis dalam menghadapi situasi sulit.”

Lopez memberi Bielsa kendali bebas untuk merombak skuad Franck Passi, mantan asisten pelatihnya di Marseille, yang telah berpaling dari zona degradasi musim lalu.

Rio Mavuba, Vincent Enyeama dan Marko Basa termasuk di antara para pemain lama yang harus pergi, sementara pemain muda seperti Thiago Maia, yang diboyong dengan harga 14 juta dari Santos, dibawa masuk.

Sejauh ini, perubahannya belum bisa dibuktikan, tapi Bielsa mengatakan: “Saya tidak akan mengundurkan diri – tidak dengan alasan apapun. Satu-satunya kemungkinan saya berhenti bekerja di sini adalah mereka yang berwenang memutuskan untuk mengambil pekerjaan saya dari saya. Itu tidak hanya terserah saya. Sama sekali tidak ada kemungkinan saya melepaskan jabatan saya. Mengatakan itu adalah tindakan yang diwarnai dengan kecerobohan, tapi saya rasa begitu. “.

Ia menambahkan, “Keyakinan saya sangat kuat dalam hal proyek yang menurut saya hanya ada satu cara untuk mengganggu proyek ini, terlepas dari situasinya. Dan karena itu hanya sampai ke saya, saya akan terus bekerja dengan usaha lebih dari yang sudah saya lakukan setiap hari.”.