Selain Benzema, Tiga Striker La Liga Ini Tampil Buruk

Karim BenzemaKarim Benzema menjadi salah satu pemain yang paling menerima kritikan di Real Madrid. Sejak musim 2016/2017, penampilannya disebut sangat buruk. Ditambah kondisinya yang begitu mudah cedera.

Benzema menjadi pemain Real Madrid pasca dibeli dari Olympique Lyon pada musim panas 2009 seharga 35 juta euro. Di musim 2009/2010, ia masih kesulitan beradaptasi. Tapi sejak musim 2010/2011-2015/2016, ia mampu membuktikan kualitasnya sebagai striker top dunia.

Musim lalu, meski dimainkan dalam 48 pertandingan di semua kompetisi, hanya 19 gol dan sembilan assist yang bisa dicetak oleh pemain berkebangsaan Prancis itu. Di musim 2017/2018, penampilannya lebih menurun. Dari 12 pertandingan La Liga, hanya dua gol dan dua assist yang diukirnya.

Namun, Benzema bukanlah satu-satunya striker yang penampilannya di La Liga musim ini jauh di bawah yang diharapkan. Setidaknya ada tiga nama lain yang penampilannya jauh dari kata oke. Berikut tiga striker yang penampilannya jauh dari harapan.

Loic Remy
Kehadiran Loic Remy tentu saja diharapkan bisa membantu Las Palmas untuk setidaknya tetap tampil di La Liga. Apalagi, sebelumnya Remy sempat memperkuat tim-tim raksasa Eropa seperti Olympique Lyon, Newcastle United, hingga Chelsea.

Namun sayang, walaupun direkrut dengan status bebas transfer, penampilan penyerang berusia 31 tahun tersebut masih jauh dari kata memuaskan. Dari 12 pertandingan, baru lima gol yang disumbangkan oleh pemain berkebangsaan Prancis tersebut.

Munir El Haddadi
Sebagai tim yang baru naik kasta di musim lalu, Deportivo Alaves tentu membutuhkan banyak hal untuk bisa bertahan di La Liga. Salah satu hal yang mereka lakukan adalah meminjam jebolan akademi La Masia dari Barcelona, Munir El Haddadi.

Deportivo Alaves tentu berharap bahwa masa peminjaman Munir di Valencia musim lalu membuat dirinya semakin matang sebagai striker. Namun, harapan itu ternyata tidak terjadi. Walaupun tampil dalam 17 pertandingan La Liga, 15 kali sebagai starter, baru tiga gol dan empat assist yang dicetaknya.

Antoine Griezmann
Di musim ini, Atletico Madrid menjadi tim yang paling bisa menempel Barcelona di klasemen La Liga. Walaupun jaraknya sembilan poin, upaya mereka tetap pantas diacungi jempol. Kunci sukses mereka untuk bersaing adalah pertahanan yang solid.

Buktinya, dari 19 pertandingan La Liga, mereka baru kebobolan delapan gol. Sayang, pertahanan solid tidak dibarengi dengan lini depan yang produktif. Total baru 28 gol yang bisa mereka bukukan, bahkan kalah dari Real Betis dan Celta Vigo yang mencetak 33 gol.