Schweinsteiger Tak Menyesal Pernah Gabung MU

bastian schweinsteigerTak ada rasa penyesalan sedikitpun dalam diri Bastian Schweinsteiger soal keputusannya hijrah ke Manchester United dari Bayern Munich. Ia mengaku tujuan memperkuat Bayern telah usai saat dirinya memenangi Liga Champions pada tahun 2013.

Schweinsteiger menyeberang ke Old Trafford pada tahun 2015 lalu. Ketika itu United tengah dibesut manajer internasional Belanda, Louis van Gaal, yang tak lain adalah bekas pelatihnya kala masih bersama di Bayern.

Di momen-momen pertama kedatangannya pemain veteran asal Jerman itu langsung jadi pemain andalan. Total, pemain 32 tahun itu bermain sebanyak 35 kali di berbagai ajang. Dan musim lalu, dia sukses membawa Setan Merah jadi kampiun di Piala FA.

Karier sang juara dunia itu mulai menurun saat Jose Mourinho dipilih sebagai manajer United sebagai pengganti Louis van Gaal. Schweinsteiger bahkan sempat terasingkan ke tim B. Tak sekalipun Schweinsteiger mentas di Premier League musim ini kecuali empat laga di Piala FA.

Bulan Maret kemarin, akhirnya Schweinsteiger memutuskan angkat kaki guna bergabung dengan klub Amerika Serikat, Chicago Fire. Walau nasibnya di MU terlunta-lunta, Akan tetapi diriya tidak pernah menyesali keputusan itu.

“Kepindahan saya dari Bayern sudah tepat. Saya selalu memiliki tujuan untuk memenangi Liga Champions bersama Bayern Munich. Itulah mengapa saya tetap bertahan dan tidak pergi ke luar negeri. Saya lantas meraih tujuan saya itu pada 2013,” kata Schweinsteiger pada Sport1.

“Langkah bergabung dengan Manchester United amat penting. Van Gaal memanggil saya dan ingin kesuksesan instan. Segalanya berlangsung baik di awal, kami berada di puncak klasemen dan memiliki poin sama dengan Leicester. Akan tetapi setelah itu saya menerima sanksi larangan tampil dan saya mengalami cedera.”

“Pada akhirnya kami tetap bisa memenangi Piala FA. PRestasi seperti itu tak mudah didapat,” sambungnya.

Schweinsteiger pribadi memang cukup kaget saat Mourinho memutuskan mengeluarkannya dari tim utama. Walau begitu pemain yang mencatatkan 500 pertandingan bersama Bayern itu tetap mendoakan yang terbaik untuk bekas klubnya musim ini.