Saya Bertanggung Jawab Penuh – Monk

Swansea kalah tipis 1-0 di Anfield
Monk – keputusan penalti fatal bagi Swansea

Manajer Swansea City, Garry Monk merasa keputusan penalti yang keras terbukti fatal bagi timnya ketika mereka melawan Liverpool di ajang Liga Premier pada hari Minggu, tetapi sang manajer tetap bersikeras bahwa para pemainnya terus bekerja keras selama masa-masa sulit.

Tim asuhan Monk itu kalah dengan skor tipis 1-0 di Anfield, gol yang dicetak James Milner lewat titik penalti membuat Swansea mengalami kekalahan setelah Neil Taylor mungkin secara tergesa-gesa diputuskan telah menghentikan operan silang Jordon Ibe dengan tangannya. Hasil itu membuat Swansea hanya memiliki satu kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir di Liga Premier di tengah ketidakpastian atas masa depan Monk di Stadion Liberty.

Tetapi sang manajer tidak bisa menyalahkan upaya timnya, mengklaim bahwa para pemainnya sangat ingin membalikkan keadaan. “Saya merasa patah hati untuk para pemain saya karena mereka telah tampil dengan sangat baik. Itu adalah penalti yang sangat lembut dan hasil yang sangatlah disayangkan bagi para pemain karena mereka telah tampil dengan sangat baik hari ini, “katanya kepada BBC Sport. “Saya tidak memiliki keluhan atas kinerja mereka. Saya pikir hukuman penalti haruslah diberikan atas sesuatu yang dilakukan dengan sengaja. Neil sedang dalam posisi membelakangi bola. Keputusan itu terlalu keras baginya.

“Kami tidak terlihat seperti tim yang dalam kesulitan. Kami tidak akan membuat alasan, saya tahu kami membutuhkan hasil, tetapi jika kami bermain seperti itu, hasil yang terjadi sangatlah di luar dugaan. “Itu adalah kinerja yang sangat baik yang layak mendapatkan hasil yang lebih daripada yang kami dapatkan. “Saya bertanggung jawab penuh untuk periode ini. Anda dapat bahwa para melihat pemain bekerja keras untuk dapat membalikkan keadaan. “