Sam Allardyce Pensiun Usai Keluar dari Crystal Palace

Sam Allardyce tidak akan jadi manajer Crystal Palace lagi di musim berikutnya. Allardyce putuskan untuk keluar dari Palace dan tidak akan menjadi pelatih lagi.

Allardyce memimpin Palace sedari bulan Desember 2016 lalu untuk gantikan posisi Alan Pardew. Bekas manajer tim nasional Inggris tersebut diberi kontrak sampai dengan 2 setengah tahun oleh The Eagles.

Di pimpin oleh Allardyce, Palace berhasil keluar dari penurunan level. Klub itu sudahi musim dengan berada di urutan 14 di klasemen pada akhir Premier League. Tidak hanya itu, Palace pun bikin kejutan dengan menangkan laga atas Arsenal, Chelsea, dan Liverpool.

Walau terhitung cukup sukses bersama Palace, Allardyce tidak ingin melanjutkan pekerjaannya. Pria yang saat ini sudah berumur 62 tahun tersebut memilih untuk keluar dan tidak ada keinginan untuk memilih pekerjaan lain.

“Lewat sejumlah hal, ini merupakan keputusan yang amat tidak mudah, namun lewat beberapa hal lainnya ini amat sederhana. Saya bakal terus ucapkan terima kasih pada Crystal Palace dan (ketua klub) Steve Parish yang telah berikan saya peluang untuk keluar dengan tetap tegar sebab telah menolong klub terus bertahan di ajang Premier League,” ucap Allardyce pada sebuah pernyataannya.

“Bukan hanya itu saja, mereka berikan saya peluang untuk membenahi nama saya usai apa yang berlangsung bersama tim nasional Inggris. Saya merasa perlukan peluang lain jadi seorang manajer di ajang Premier League dan menunjukkan kalau saya masih miliki potensi untuk menangkan sesuatu yang signifikan. Seperti yang telah saya bilang pada akhir pekan kemarin, Palace berikan saya peluang untuk jalankan rehabilitasi,” imbuh dia.

“Ini merupakan saat yang pas untuk saya, saya mengetahui hal tersebut di dalam diri saya. Saya tak miliki misi untuk memilih profesi lain. Saya hanya berharap dapat menikmati semua hal yang tidak dapat sungguh-sungguh Anda nikmati dengan hadirnya tekanan selama 24 jam tiap hari dan 7 hari sepekan ketika memimpin klub sepakbola, ditambah di Premier League,” ucap Allardyce.

Tidak hanya Palace dan tim nasional Inggris, para tim yang sempat dipimpin oleh Allardyce ialah Blackpool, Notts County, Bolton Wanderers, Newcastle United, Blackburn Rovers, West Ham United, dan Sunderland.