Saat Kroos Menghadapi Masa yang Telah Lalu

Toni Kroos dapat menjadi terkenal seperti sekarang ini berhubungan dengan jasa dari Bayern Munich. Sekarang Kroos untuk kali pertama perlu berhadapan dengan Die Roten sebagai lawannya.

Kroos yang berasal dari Jerman Timur merantau ke Barat, yaitu di kota Munich pada tahun 2006 usai Bayern merekrut dirinya dari akademi Hansa Rostock. 1 tahun belajar pada akademi Bayern, Kroos melangsungkan laga pertamanya di tim senior pada tahun 2007.

Permulaan masa depan Kroos di Bayern pernah dijalani dengan kurang baik sebab ia minim dalam peluang untuk tampil di lapangan. Hasilnya Kroos lebih ingin dipinjamkan pada Bayer Leverkusen di tahun 2009 untuk raih lebih banyak pengalaman dalam bermain di lapangan.

18 bulan bermain untuk Leverkusen, Kroos alami kemajuan dengan pesat pada kebolehan dirinya dan bikin Bayern kembali menarik dirinya pada musim panas 2010. Sedari waktu itu Kroos bermain menjadi salah satu pemain gelandang tengah paling oke di dunia.

Sosoknya di garis tengah semakin vital dengan catatkan 25 cetak angka lewat 215 performa di semua kompetisi sepanjang 4 tahun. Penampilan apik bersama klub membawa Kroos menjadi langganan tim nasional Jerman dan mengantarkan negaranya menjadi juara dunia di tahun 2014.

Pada musim 2013/2014 menjadi musim terakhir kali Kroos bermain untuk Bayern sebab hadirnya Madrid yang merekrutnya, Kroos tanpa mengalami kendala telah menyegel posisinya di tim inti.

Nyaris 3 tahun sedari dirinya pergi, Kroos bakal kembali ke kota Munich tetapi tidak menjadi teman namun seorang lawan.

“Saya kali pertama keluar dari rumah saat saya bersama Bayern, hal tersebut adalah yang pertama kali saya sendiri,” kata Kroos pada situs resmi UEFA.

“Dan tak cuma tentang berusaha menjadi seorang pemain profesional, namun juga sikap di luar lapangan. Saya perlu dapat mengatur diri dengan apik dan hal tersebut adalah tugas yang tidak mudah untuk pemain yang berusia 16 tahun,” lanjutnya.

“Namun saya merasa 2 sisi berjalan amat oke dari keolahragaan atau personal sekalipun. Saya dapat dikatakan cepat menembus tim inti di Munich.”

“hal tersebutlah pertandingan profesional perdana saya. Dan kemudian saya tampil lebih sering saat dijadikan pemain pinjaman selama 18 bulan pada Bayer Leverkusen.”

“Saya menangkan banyak gelar juara, saya tampil dengan para pemain yang luar biasa dan juga berusaha bersama pelatih yang oke, maka saya membuat sebuah memori indah di Bayern. Dan tentu saja Bayern merupakan saat yang fantastis di karier saya.”

“Saya masih sering berkecimpung tentang penampilan tim, walau kadang memang tidak mudah, sebab kami miliki banyak pertandingan dan saya sering menajalani waktu dengan keluarga.”

“Masih banyak pula bekas teman satu tim saya di tempat itu dan juga sejumlah rekan saya di tim nasional Jerman, maka saya masih jalani hubungan dengan mereka. malah banyak dari mereka kenal saya dengan baik sudah lama,” kata dia.