Roma Bersama Chelsea dan Atletico di Grup C

AS Roma raih undian yang tidak beruntung pada tahap grup ajang Liga Champions. Giallorossi lekas dipertemukan dengan 2 lawan sulit yaitu Chelsea dan Atletico Madrid.

Roma, Chelsea, dan Atletico tergabung dalam Grup C dalam undian yang berlangsung pada hari Kamis (24/8/2017) di Monako. Satu tim lainnya yang masuk dalam grup ini ialah klub debut yang berasal dari Azerbaijan, Qarabag.

Pikirkan kualitas yang dimiliki Roma, Chelsea, dan Atletico, Grup C pantas dikatakan menjadi grup neraka. Ke 3 tim ini bakal memperebutkan 2 tiket ke babak knockout, sedangkan Qarabag diprediksi cuma akan jadi penghibur di grup ini.

“Saya melihat undian bersama skuat dan saya perlu bilang kalau Anda terus memiliki harapan sesuatu yang oke — dan Anda tahu terus ada kesempatan berhadapan dengan para tim krusial seperti Chelsea dan Atletico. Qarabag bisa saja dinilai lebih lemah, tetapi ini merupakan sejumlah pertandingan yang tidak dapat dianggap disepelekan,” ucap pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, pada situs resmi klubnya.

“Ini merupakan grup yang tidak mudah. Namun, kami ada di pot 3 dan kami mengetahui kalau sejumlah tim besar telah menunggu kami,” sambung dia.

Beberapa pertandingan pada tahap grup nantinya bakal jadi peluang untuk Di Francesco untuk mengadu strategi dengan manajer Chelsea, Antonio Conte, ataupun sang pelatih Atletico, Diego Simeone.

“Chelsea miliki seorang pelatih yang luar biasa yang amat saya kenal, sebuah skuat yang penuh akan para pemain oke dan dengan (Alvaro) Morata mereka semakin berpotensi,” ucap Di Francesco.

“Bersama Atletico, saat Anda beranggapan kalau di 4 tahun terakhir mereka berhasil lolos 2 kali ke babak final, hal tersebut artinya mereka mengetahui seperti apa tampil pada ajang ini. Pelatih mereka amat luar biasa, di luar kualitas dari skuat, dapat berusaha dengan pelatih yang sama sepanjang bertahun-tahun berikan Anda stabilitas yang sebenarnya,” kata dia.

“Kami hormat pada tiap tim di grup ini, namun kami bakal bermain sebaik mungkin pada tiap pertandingan yang ada,” imbuh sang pelatih yang berumur 47 tahun tersebut.