Ranieri Dipecat, Vardy Diancam Dibunuh!

Tindak kekerasan di dunia sepakbola memang tidak terjadi di dalam lapangan saja, namun disini kita bisa melihat ketika tindak kejahatan terjadi di luar lapangan. Dan hal ini lah yang baru saja terjadi pada penyerang Leicester City, Jamie Vardy.

Dalam penyataan singkat nya, Vardy mengungkap bahwa dia menerima ancaman pembunuhan dari fans, tak lama setelah Leicester City memutuskan mendepak manajer Claudio Ranieri yang merupakan pelatih fenomenal dengan menciptakan sejarah baru ke klub tersebut.

Sosok mantan pelatih Chelsea tersebut tercatat sebagai pelatih tersukses Leicester dengan memenangkan trofi Premier League di musim 15/16, namun dia akhirnya dipecat usai musim ini Leicester mengalami penurunan drastis di Premier League.

Disini Vardy mencoba menormalkan suasana dengan menyebut para pemain Leicester tidak melakukan hal apa pun apalagi mempengaruhi petinggi klub untuk memecat Ranieri dari kursi pelatih sebagaimana berita yang berkembang saat ini adalah ada nya campur tangan dari skuat Leicester sehingga Ranieri di depak.

“Cerita itu membuat saya sakit hati, jujur. Ada banyak tuduhan dan kami para pemain tidak bisa melakukan apapun. Kami hanya harus fokus pada sepakbola. Saya membaca kabar itu usai pertandingan melawan Sevilla. Disebutkan saya terlibat dalam sebuah pertemuan, meski sebenarnya saya sedang menjalani tes doping selama tiga jam. Ada banyak reporter menanti saya di luar setelahnya.” demikian pernyataan Vardy kepada wartawan.

Menariknya disini, setelah memberikan klarifikasi kepada awak media. Bukan nya mendapat sambutan baik, Vardy malah mendapat ancaman pembuhanan yang mengikut sertakan istri, Rebekah yang juga mendapatkan banyak ancaman dari para suporter.

“Apa Anda mendapat ancaman yang meyangkut anak, istri atau pun keluarga anda melalui media sosial bahkan dalam kesaharian. Jujur, saya mendapat itu tiap pekan. Para suporter seperti tidak menyukai saya. Saya dicemooh di semua stadion. Dan saya paham jika ini adalah bagian dari sepakbola,”

“Jalan saya adalah mencoba menikmati ini semua, namun ketika ancaman itu datang kepada anak atau istri anda disaat berada di belakang mobil, maka itu sangat menakutkan. Jika tidak ada kamera, anda akan celaka dengan cepat.” tambahnya.