Radamel Falcao, El Tigre Yang Kembali Mematikan

Siapa yang tidak rindu dengan penampilan Radamel Falcao, di musim ini El Tigre akan kembali bertarung dengan mematikan yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai penyerang terbaik dunia.

Radamel Falcao atau dikenal sebagai El Tigre merupakan pemain sesuai julukannya, buas dalam hal memasukkan bola ke gawang lawan. Itu sudah terkenal sejak dia masih bergabung di FC Porto dan Atletico Madrid.

Dengan FC Porto, penyerang terbaik dunia ini mencatatkan 72 gol dari 87 laganya di semua kompetisi yang kemudian bertambah dengan catatan di Atletico Madrid dengan 70 gol dari 91 laga di semua turnamen.

Sangat wajar jika banyak yang menginginkan Falcao. Klub-klub Eropa banyak yang berebut mendapatkannya, namun AS Monaco menjadi pelabuhannya di musim panas 2013 lalu. Tetapi, selama di sana, kinerja Falcao di Monaco tidak seperti harapan.

Cedera ligamen pada lutut yang dideritanya Januari 2014 yang lalu menjadikan masa depan Falcao terpuruk. Kemudian, Falcao memutuskan bergabung dengan Manchester United enam bulan setelah itu.

Bersama MU, Falcao juga tak dapat bermain dengan buas. Dia hanya menciptakan empat gol dari 29 laganya dan menjadikannya sebagai pemain pinjaman ke Chelsea di musim yang lalu. Di klub London tersebut, pemain ini tetap tak dapat menunjukkan kelihaiannnya dengan hanya membuat gol tunggal selama di sana.

Kinerja yang semakin buruk, membuat Falcao terpaksa kembali ke AS Monaco. Walau begitu, Falcao masih berupaya memperlihatkan bahwa dirinya masih dapat menjadi pemain berbahaya sesuai julukannya yakni El Tigre.

Lihat saja, saat pelatih Monaco, Leonardo Jardim, memilihnya menjadi kapten tim mereka, Radamel Falcao mencatatkan perolehan sebanyak 20 gol dari 25 laga untuk semua kompetisi, termasuk catatan 14 gol di Ligue 1.

Monaco pun kini semakin naik sebagai juara klasemen dengan hasil 55 poin, lebih banyak tiga poin dari Paris St-Germain yang bertengger di peringkat kedua. Selain itu, Monaco juga sukses masuk ke babak 16 besar Liga Champions ditambah semifinal Piala Liga Prancis.