Pochettino Sebut Spurs Lakukan Banyak Kesalahan

Tottenham Hotspur tidak berhasil raih poin penuh setelah raih hasil seri di kandang Southampton dengan skor 1-1. Pelatih Tottenham Mauricio Pochettini tak senang dengan performa dari timnya.

Melangsungkan laga pada hari Minggu (21/1/2018) di Stadion St. Mary’s, Tottenham tertinggal lebih awal. Southampton diuntungkan sebab pemain bek tengah Spurs Davinson Sanchez ciptakan angka bunuh diri setelah salah lakukan antisipasi serangan lawan pada menit 15.

Tetapi, keunggulan tersebut cuma bertahan sebentar. Spurs lekas memberi balasan selang 3 menit kemudian lewat Harry Kane untuk seimbangkan skor, yang pada akhirnya bertahan hingga pertandingan selesai.

Tottenham lebih unggul namun Southampton lebih efisien. Statistik tunjukkan, Spurs dominan lewat penguasaan bola dengan perbandingan 59 banding 41, ciptakan 17 upaya dengan 2 di antaranya yang mengarah ke gawang. Sementara the Saints lepaskan 10 upaya dengan 4 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Hasil ini membuat Spurs rugi sebab tidak berhasil mengkudeta Liverpool. Spurs masih di urutan 5 dengan 45 poin hasil 24 laga, tertinggal 2 poin dari Liverpool yang baru bakal melangsungkan laga pada malam ini (22/1).

Pochettino menganggap Spurs bikin banyak kesalahan sampai tidak berhasil raih hasil oke. “Laganya seimbang, kami punya lebih banyak penguasaan bola namun kami perlu lebih agresif dan buat lebih banyak kesempatan,” ujar Pochettino.

“Performa kami tak oke namun lapangannya pun tak menolong. Kedua tim berrusaha keras untuk menangkan laga,” lanjut dia.

“Anda perlu berikan kredit pada tim lawan, namun saya tak senang dengan performa kami. Kami harus jalankan bola lebih cepat dan membuat kesempatan lebih banyak. Kami bikin banyak kesalahan, tidak mungkin Anda dapat menangkan laga jika bikin banyak kesalahan seperti itu.”

“Hasil ini merupakan hasilnya sebab sepakbola menghukum kami sebab tak memakai bola. Ini merupakan 2 poin yang bakal kami perlukan di akhir musim sebab bakal tidak mudah di antara 6 atau 7 tim,” kata Pochettino.