Philipp Lahm Ingin Menikmati Momen-Momen Akhir Sebelum Pensiun

philipp lahm

Philipp Lahm ingin mencoba menikmati momen-momen akhir bersama Bayern Munich sebelum nantinya ia akan pensiun di akhir musim ini.

Lahm tampaknya ingin melupakan semua kepahitan di beberapa minggu terakhir. Pasalnya, Bayern telah menyia-nyia kans untuk membukukan treble di musim ini. Diawali dengan tersingkirnya mereka Liga Champions kontra Real Madrid di perempatfinal.

Kemudian ditambah dengan kegagalan mereka untuk menjaga trofi DFB-Pokal setelah ditaklukkan oleh Borussia Dortmun di putaran semifinal. Alhasil, kans Bayern untuk menutup musim dengan trofi tinggal di Bundesliga saja.

Sayangnya, penampilan Bayern di Bundesliga pun sedang merosot menyusul 2 hasil seri secara beruntun yang diperoleh mereka. Akan tetapi, Die Roten sejauh ini masih memiliki keunggulan dalam rivalitas titel juara.

Bayern dapat memastikan titel juara apabila di akhir minggu ini mereka mampu menaklukkan Wolfsburg, serta berharap RB Leipzig yang merupakan rival terdekatnya gagal menang kontra Ingolstadt.

Dengan laju buruk ini, normal saja kalau Lahm enggan terlalu meratapi kegagalan mereka dalam Liga Champions serta DFB-Pokal. Pasalnnya, pesepakbola 33 tahun itu ingin mencoba menikmati momen-momen akhir sebelum nantinya akan menutup karier.

Di samping itu, Lahm juga berpotensi menyamai torehan sejumlah pemain seperti Mehmet Scholl, Oliver Kahn, serta Bastian Schweinsteiger, selaku pesepakbola yang mengoleksi titel Bundesliga paling banyak yakni 8. Sekarang Lahm telah mencatatkan 7 titel dan tinggal meraih 1 lagi.

“Saya masih memiliki sisa 3,5 minggu lagi, alhasil saya mau mencoba menikmati momen-momen akhir ini. Itu merupakan minggu-minggu terakhir saya selaku seorang pesepakbola,” ungkap Lahm kepada salah satu media.

“Saya tak pernah bermain untuk menggapai rekor apapun namun lebih karena saya mau sukses. Mengangkat trofi juara di akhir musim bakal menjadi perpisahan manis buat saya. Meraih gelar juara di tiap tahunnya itu bukan sebuah berkah,” lanjutnya.

“Saya mau senantiasa mengingat sepakbola serta semua yang sudah saya peroleh. Karier saya akan segera berakhir dan saya tak mau merusak momen-momen akhir saya di sini. Saya telah lama membuat plan untuk pensiun dan belum berubah pikiran hingga sekarang ini,” kata Lahm.