Peter Stoger Akui Ingin Lebih Lama Mengasuh Borussia Dortmund

 

Peter Stoger, Borussia Dortmund, Pierre Emerick Aubameyang
Peter Stoger Borussia Dortmund

 

Pelatih baru Bayern Munich yaitu Peter Stoger mengungkapkan niatannya saat ini bahwa Ia ingin untuk tetap tingal mengasuh Borussia Dortmund setelah musim ini berakhir. Meskipun demikian ia memberi catatan kecil bahwa hal itu terjadi jika semuanya sesuai dengan rencananya.

Klub berseragam kuning hitam tersebut berpaling menuju Stoger setelah pemecatan pelatih lamanya yaitu Peter Bosz pada bulan Desember lalu. Hal ini dikarenakan pelatih asal Belanda tersebut tak mampu membawa timnya melanjutkan perfroma yang luar biasa diawal musim dengan 7 pertandingan tak terkalahkan di Bundesliga dan membuat mereka menjadi pencetak gol terbanyak, namun sayangnya di putaran selanjutnya performanya semakin menurun bahkan mengcewakan.

Stoger pun akhirnya mengambil posisi yang kosong, dimana sebelumnya ia juga baru dipecat seminggu sebelumnya dari Koln karena tak pernah membawa kemenangan timnya. Namun pembesar klub meyakini kepelatihannya masih tetap apik, mencoba menggunakan jasanya sampai dengan bulan Juni mendatang.

Meskipun demikian, pelatih berusia 51 tahun itu berusaha agar ia tetap tinggal di Signal Iduna Park di luar kesepakatan yang berlangsung , walau ia yakin ia akan memiliki alternatif yang menarik jika semuanya tidak berjalan baik.

“Saya akan mencoba mengambil kesempatan saya dan kemudian kita akan melihat apa yang terjadi,” kata Stoger dalam sebuah wawancara dengan Sport Bild.

“Jika saya sukses, tapi tidak dipertahankan, saya mungkin akan memiliki peluang bagus setelahnya. Jika semuanya pas, saya akan tinggal. “.

Ia menambahkan, “Saya dalam fase yang sangat bahagia di sini. Dibandingkan tidak melakukan apa-apa, saya bisa melatih Borussia Dortmund selama enam bulan. ”

Namun kini salah satu tantangan terbesar Stoger di Dortmund adalah saat berurusan dengan striker bintang mereka yaitu Pierre-Emerick Aubameyang, yang absen dari skuad saat bermain imbang 0-0 hari Minggu lalu dengan Wolfsburg karena “alasan disipliner”.

Pemail internasional Gabon tersebut telah dikaitkan dengan kepindahan ke Liga Super China dan Arsenal, dan pelatih BVB sedang berjuang untuk memahami tindakannya baru-baru ini. Meskipun demikian,  dia merasa kekecewaannya kepada sang pemain tidak akan merusak peluangnya untuk mendapatkan pekerjaan Dortmund secara jangka panjang.

“Kekecewaan adalah ekspresi yang salah. Ini lebih seperti ketidakpercayaan, karena saya tidak bisa benar-benar mengerti perilakunya. Tapi saya bukan satu-satunya, “kata Stoger. “Saya ingin setiap pemain mencari dukungan dalam tim. Itulah prioritas utama saya. Saya tidak memikirkan apakah seseorang bisa merusak masa depan saya. “.

Bersama Dortmund, dari tanggal 10 Desember lalu, ia telah memenangkan dua pertandingan dan dua kalah dari lima pertandingan Dortmund dibawah asuhannya.