Periode Akhir Musim Jadi Penentu Nasib Juventus

 

juventus

Juventus akan menentukan nasibnya lewat laga-laga krusial di akhir musim ini. Sejumlah laga selanjutnya akan memastikan apakah ‘Si Nyonya Tua’ bisa membukukan 3 trofi sekaligus atau malah tak meraih satu pun titel di musim ini.

Juventus gagal mengunci titel juara Serie A usai ditaklukkan 1-3 kontra AS Roma di akhir minggu kemarin. Kini, Bianconeri harus memenangkan 1 pertandingan dari 2 partai tersisa guna memastikan timnya membawa pulang scudetto.

Di sisi lain, prospek lainnya untuk membukukan titel juara di musim ini pun akan terjadi di Kamis (18/5/2017) nanti. Juve selanjutnya akan berjumpa dengan Lazio di partai final Coppa Italia yang berlangsung di Olimpico Stadion.

Sedangkan dalam Serie A, Juventus nantinya bakal berhadapan dengan Corotone di Minggu (21/5/2017) mendatang. Kemenangan di laga itu sudah cukup memastikan scudetto ada di tangan Juve. Sekalipun gagal menang, mereka masih memiliki kans lainnya ketika berhadapan dengan Bologna di 28 Mei nanti, yang merupakan laga terakhirnya di musim ini.

Tak hanya itu, Juventus juga harus berkonsentrasi penuh dalam partai final Liga Champions dengan menghadapi Real Madrid di Cardiff, (3/6/2017).

“Besok menjadi awal dari sebuah musim kecil selama 20 hari. Apabila kami bisa menutup musim Serie A dengan torehan 91 poin, itu akan jadi torehan yang amat cemerlang walaupun Roma dengan Napoli dapat mendekat ke kami,” ungkap peracik taktik Juventus, Massimiliano Allegri, yang dilansir dari salah satu media.

“Normal saja jika dalam satu musim ada saatnya penampilan tim merosot dan sayangnya hal itu terjadi ketika melakoni pertandingan kontra Roma. Saya bakal bergembira jika di awal musim mengetahui bahwa saat ini bakal mendominasi 4 poin,” sambung Allegri.

“Strategi dan teknik bukanlah lagi hal yang paling diprioritaskan saat ini. Yang mesti kami lakukan yakni memulihkan kondisi fisik serta psikologis. Sampai saat ini kami belum meraih apapun,” kata Allegri mengakhiri.