Perginya Matic Jadi Pertaruhan Besar Bagi Chelsea

Pengamat sepakbola Inggris, Mark Bosnich melihat ada yang salah pada langkah Chelsea dalam proses penjualan Nemanja Matic ke Manchester United di bursa transfer musim panas ini. Dalam pandangan Bosnich, perginya Matic jadi pertaruhan besar bagi The Blues di musim baru nanti.

Seperti yang sudah terjadi, Matic telah resmi diperkenalkan Setan Merah pada awal pekan ini dengan jumlah transfer mencapai 40 juta poundsterling. Keputusan Matic sendiri dilandaskan dengan keputusan Antonio Conte yang tak akan lagi memakai jasanya diskuat tim utama Chelsea.

Meski demikian, Bosnich yang sempat menjajal kerasnya Liga Primer Inggris bersama Manchester United dan Chelsea ini tetap berpendapat Chelsea akan mengalami kesulitan ketika Matic tak ada, terlebih lagi perginya Matic ke klub rival abadi. Bosnich menambahkan jika perginya Matic hampir sama dengan proses transfer Eric Cantona dari Leeds ke United pada awal 90-an.

“Saya tak mau menyebut transfer itu luar biasa, namun yang pasti disini adalah sebuah pertaruhan siap menghadang Chelsea. Kita semua pernah merasakan hal ini jauh dari sebelumnya,” tutur Bosnich.

“Itu bisa menyasar ke berbagai arah, termasuk pada kasus Eric Cantona yang dijual Leeds ke Manchester United dan kemudian sang pemain menghantui mereka ketika Liga Primer diperkenalkan,”

“Sempat terlintas dalam pikiran saya ketika semua klub menjual pemainnya hanya karena masalah kebugaran dan hal-hal semacamnya. Garis bawahnya adalah apakah sang pemain memang ingin pergi, atau apakah dia ingin bereuni dengan Jose Mourinho. Jika memang itu kenyataanya, maka transfer itu benar karena pelatih tak ingin ada masalah pada ruang ganti,”

“Lalu Anda mendapat keuntungan besar darinya dan mendoakan yang terbaik. Dia tak diragukan lagi tampil luar biasa selama waktunya di Chelsea, dan Chelsea kini harus berusaha menutupi kepergian Matic.” tutupnya.

Sampai saat ini, Chelsea sudah berhasil mendatangkan beberapa pemain baru berkelas dunia. Salah satu yang terbesar adalah kedatangan Bakayoko dari AS Monaco, pemain kelahiran Prancis ini diproyeksikan menutup kepergian Matic usai tampil brilian di Ligue 1 Prancis dan Liga Champions. Tak merasa puas, Conte kini membidik Renato Sanches dari Bayern Munchen untuk menjadi pelapis Bakayoko.