Perbandingan Musim Barcelona dan Real Madrid Dalam 5 Tahun

Real Madrid seakan tak pernah habis mendapatkan sesuatu hal yang spesial, musim 2016/17 mereka kembali menjadi yang terbaik dikompetisi lokal serta kompetisi kelas Eropa. Bersama Zinedine Zidane, EL Real sukses menjadi juara La Liga dan Liga Champions.

Bila berbicara tentang Madrid, maka tidak lengkap tanpa hadirnya Barcelona selaku rival abadi Madrid. Melihat apa yang sudah dihasilkan Barca, mereka juga sukses mendapatkan dua gelar. Dimana gelar pertama mereka dapat dalam ajang Piala Super Spanyol dan Copa del Rey.

Melihat rekam jejak Barca dalam beberapa musim terakhir, mereka selalu menjadi yang terdepan dalam raihan gelar. Akan tetapi, terlihat secara perlahan EL Real mulai menunjukan kapasitasnya sebagai tim juara dengan mengkudeta trofi Barca dibawah komando Zidane.

Menarik untuk didalami lagi, lalu siapakah tim terbaik dalam 5 tahun terakhir?. Berikut kami berikan perbandingan musim Barcelona dan Real Madrid sejak 2012/13 sampai dengan musim 2016/17:

1. Musim 2012/13

Barcelona tak perlu menunggu lama untuk kembali merengkuh gelar La Liga di bawah pelatih baru Tito Vilanova. Akan tetapi mereka gagal dalam ajang Piala Super Spanyol karena kalah dari Real Madrid serta Copa del Rey dan Liga Champions.

Real Madrid menunjukan start yang bagus dengan mengalahkan Barcelona dipentas Piala Super Spanyol tapi pasukan Jose Mourinho gagal memenangkan trofi lainnya. Mereka tertinggal 15 dari Barcelona yang berada dipuncak klasemen dan kalah dari Atletico Madrid di final Copa, makin lengkap karena mereka takluk dari Borussia Dortmund di semifinal Liga Champions.

2. Musim 2013/14

Barcelona harus merelakan gelar La Liga dengan selisih tiga poin setelah finis di posisi runner up dengan keunggulan jumlah gol dan hanya mengakhiri musim dengan koleksi Piala Super Spanyol. Tak berhenti sampai disitu saja, mereka juga kalah di final Copa dari EL Real dan gagal total dalam Final Liga Champions.

Real Madrid juga gagal menjadi juara La Liga usai Atletico Madrid menjadi tim pertama dari dua kandidat utama yang memenangkan liga sejak Valencia tahun 2004. Akan tetapi, Madrid cukup baik karena mampu meraih dua piala dibawah asuhan Carlo Ancelotti.

Ancelotti berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions. Mereka mengalahkan Atletico di final untuk meraih La Decima dan mengungguli Barca di final Copa untuk menutup musim dengan dua gelar.

3. Musim 2014/15

Barcelona mencapai mimpi yang diidam-idamkan sejak lama, ini adalah treble yang kedua mereka dalam garapan pelatih baru bernama Luis Enrique. Mereka memenangkan La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions.

Sempat diragukan diawal musim, namun secara perlahan Enrique mampu mengubah prediksi banyak orang dengan menampilkan permainan indah melalui Trio MSN dan trio MSN yang terdiri dari Messi, Suarez dan Neymar membuktikan diri sebagai barisan penyerang yang menakutkan dalam dunia sepakbola.

Real Madrid sendiri hanya mampu meneruskan perjuangan mereka musim sebelumnya dengan suskes merengkuh Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Mereka kalah di Piala Super Spanyol, finis kedua di liga, tersingkir di semifinal Liga Champions dan hanya mampu menembus babak 16 besar Copa del Rey.

4. Musim 2015/16

Luis Enrique melanjutkan kembali perjalanannya bersama Barcelona dengan merengkuh Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, La Liga dan Copa. Mereka kalah dari Athletic Bilbao di Piala Super Spanyol dan tersingkir di babak perempat final Liga Champions.

Real Madrid berpenampilan baru dengan menjadikan mantan pemainnya, Zinedine Zidane untuk menggantikan Rafael Benitez di posisi pelatih. Musim domestik mereka cukup buruk setelah finis di posisi runner di liga dan tidak mampu menembus babak 32 besar Copa del Rey. Meski tak mampu berjaya dikompetisi lokal, namun Zidane mampu meraih kesuksesan di Liga Champions dengan menjadi juara.

5. Musim 2016/17

Barcelona jelas kalah dalam persaingan di La Liga, namun mereka mampu memenangkan Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Perjalanan mereka di Liga Champions cukup buruk, setelah melakukan come back luar biasa melawan PSG. Namun pada akhirnya harus rela tersingkir karena kalah agregat dari Juventus.

Lantas tekanan yang terlalu besar telah membuat Luis Enrique memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou dengan meninggalkan penolakan perpanjangan yang diberikan oleh pihak klub.

Zinedine Zidane untuk pertama kalinya menjalani satu musim penuh bersama Madrid selaku pelatih utama. Terbukti dia mampu meningkatkan prestasinya dengan membawa Real Madrid menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan trofi Liga Champions sejak berganti nama pada 1992 dan juga merengkuh gelar La Liga.

Makin diatas angin, sebelumnya EL Real juga telah sukses menjuarai Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Bisa diartikan bahwa peningkatan terus terjadi pada kubu Madrid. Namun Barca bukanlah tim yang mudah menyerah, dengan kekuatan baru mereka pastinya tidak ingin kembali kalah dalam persaingan meraih gelar dari Madrid. Menarik untuk ditunggu?