Perang Dingin Rakitic Dan Modric Jelang El Clasico

Modric RakiticDuel El Clasico antara Real Madrid melawan Barcelona selalu menghadirkan kisah tersendiri di antara pemain-pemainnya, kali ini terjadi pada Luka Modric dan Ivan Rakitic. Dua pemain yang sama-sama berasal dari Kroasia itu mengaku tidak saling bicara menjelang El Clasico.

Modric dan Rakitic herus melupakan hubungan persahabatan mereka untuk sementara waktu jelang pertandingan Real Madrid kontra Barcelona di Santiago Bernabeu, Senin (24 April 2017) dinihari WIB.

Modric dan Rakitic sudah bermain bersama di tim nasional Kroasia hampir selama 1 dekade terakhir. Jangka waktu yang cukup lama itu yang membuat hubungan keduanya cukup dekat.

Salah satu buktinya adalah ketika Rakitic berniat hengkang dari Sevilla di musim 2014 silam. Modric yang merupakan salah satu penggawa Madrid, mengajak Rakitic untuk bergabung. Namun pada prosesnya, pemain berusia 29 tahun lebih memilih hijrah ke Barcelona.

Persahabatan antara Modric dan Rakitic ini akan kembali mendapat ujian saat Los Galacticos dan Los Cules berjumpa di jornada 33. Modric mengaku dirinya belum bicara sama sekali dengan Rakitic untuk mempersiapkan laga El Clasico yang selalu berlangsung sangat panas.

“Saya belum bertemu dan bicara lagi dengan Ivan Rakitic, kami berdua sama-sama sedang fokus untuk mempersiapkan diri bersama tim masing-masing untuk pertandingan dengan tenang, ujar Modrid seperti yang dilansir dari Sportsmole.

Dalam partai El Clasico kali ini, Madrid dan Barca membawa modal berbeda dari Liga Champions tengah pekan lalu. Los Blancos berhasil mengalahkan raksasa Jerman, Bayern Munchen sementara Blaugrana justru disingkirkan tim raksasa Italia, Juventus.

“Mungkin kami kembali bertemu dan berbicara setelah pertandingan, dan saya harap saya bisa menghiburnya atas kekalahan timnya di Liga Champions kemarin,” sambung Modric.

Laga El Clasico kali ini bisa dibilang amat penting untuk kedua tim. Madrid yang ada di puncak klasemen La Liga dengan selisih tiga poin (Madrid75- Barca 72), ingin memperlebar keunggulan mereka demi memperbesar kans menjuarai La Liga dengan kompetisi tersisa enam pertandingan lagi, sementara Barca berambisi meraih poin penuh demi merebut tahta klasemen dari rival beratnya ini.