Penjualan Neymar Ke PSG Masih Tak Dipahami Oleh Rakitic

NeymarBarcelona memang memperoleh uang dalam jumlah yang sangat besar saat menjual Neymar. Namun, menjual pemain seperti Neymar masih sangat disayangkan oleh Ivan Rakitic.

Neymar direkrut Paris Saint-Germain musim panas lalu dengan banderol 222 juta euro yang membuatnya berstatus sebagai pemain termahal dunia. Bisa dibilang Barca memperoleh untung besar dengan penjualan Neymar ini mengingat mereka bisa membelanjakan uangnya untuk memboyong pemain baru.

Walaupun gagal memperoleh beberapa target utamanya, Barca tetap bisa membeli Ousmane Dembele, Paulinho, dan Nelson Semedo dengan harga yang relatif mahal. Barca sendiri masih tampil bagus dengan menghuni puncak klasemen sementara berkat lima kemenangan berturut-turut di La Liga.

Selain itu, Barca juga sudah berhasil meraih kemenangan atas Juventus di partai pembuka fase grup Liga Champions beberapa hari lalu. Belum lagi sang penyerang andalan, Lionel Messi seperti unjuk ketajaman dengan deretan gol yang dia sejauh ini.

Walaupun kepergian Neymar terlihat tidak terlalu berpengaruh untuk mereka, Rakitic tetap saja heran mengapa Barca begitu saja melepas kepergian penyerang tim nasional Brasil itu. Apalagi Barca juga dinilai membuat blunder dengan memasang klausul penjualan terlalu “rendah” saat memperpanjang kontrak Neymar November tahun lalu.

“Saya masih tidak habis pikir kenapa klub menjual Neymar, tidak hanya karena dia salah satu pemain bintang. Tapi menurut saya, dia adalah pribadi yang sangat menyenangkan. Dia sangat penting di ruang ganti kami, dan menurut saya, dia adalah salah satu orang paling baik di sepakbola yang saya kenal” ungkap Ivan Rakitic kepada BBC World Service.

“Maka dari itu saya anggap penjualan Neymar itu sangat tidak masuk akal. Dan saya merasa itu merupakan keputusan yang sangat buruk karena saya menginginkan dia ada di tim. Kami harus menghormati keputusan Neymar dan dia sudah memutuskan meninggalkan Barcelona,” lanjut Ivan Rakitic.

Neymar sendiri saat ini sedang menikmati kariernya bersama PSG. Mantan pemain FC Santos itu tidak butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan Les Parisien dengan mencetak lima gol dari enam penampilan. Di sana dia bereuni dengan rekannya di Barcelona dan tim nasional Brasil, Dani Alves.