Pemain Leicester Ingin Lebih Lama Dilatih Shakespeare

craig shakespeare

Craig Shakespeare sudah ditunjuk sebagai pelatih tetap Leicester City sampai hingga akhir musim ini. Tetapi menurut penuturan Danny Drinkwater, para pemain ingin Shakespeare melatih tim dalam kurun waktu yang lama.

Usai Claudio Ranieri kehilangan jabatannya, Shakespeare membawa Leicester menggasak Liverpool dan Hull City di dua partai beruntun. Hal itulah yang membuat pria berusia 53 tahun tersebut baik pangkat dari posisi manajer interim menjadi manajer tetap dengan kontrak hingga musim ini berakhir.

Shakespeare sendiri bukan wajah asing di tubuh The Foxes. Dirinya telah bermukim di klub itu sejak sembilan tahun silam dan menjadi asisten Nigel Pearson kendati sempat hijrah ke Hull City pada 2010–2011. Kala Pearson dipecat pada 2015, Shakespeare tetap bertahan di Leicester dan jadi pembantu Ranieri.

“Dia membawa kami kembali menikmati permainan di atas lapangan. Melakukan hal-hal yang sederhadan dan semoga saja ke depan akan menjadi lebih baik,” ujar Drinkwater seperti dikutip Soccerway.

“Musim lalu dia punya peran penting. Dia membantu Claudio menyesuaikan diri dan menjadi jembatan antara pelatih dan para pemain. Dia melakukan hal itu dengan sangat baik semenjak saya bekerja bersamanya,” tambahnya.

“Atas nama seluruh pemain, kami ingin menyaksikan dia menjalani tugas ini untuk jangka panjang. Kami semua sangat gembira melihat dia menerima pekerjaan jangka pendek, saya yakin reaksinya bakal sama untuk waktu yang lebih panjang,” kata Drinkwater.

Ujian nyata bagi Shakespeare yang jauh lebih berat akan dilalui ketika Leicester meladeni kunjungan Sevilla pada pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions, Selasa (14/3/2017).

Klub berjuluk ‘Si Rubah’ berada dalam kondisi kurang menguntungkan karena kalah 1-2 pada leg pertama lalu.