Pemain Gelandang Madrid Puji Strategi Pelatihnya Walau Tak Sering Melibatkan Dirinya

Isco yang merupakan pemain gelandang dari Real Madrid baru baru ini mengungkapkan perasaannya tentang strategi pelatihnya, Zinedine Zidane pada musim ini. Ia pun memahami dan memaklumi apa yang menjadi keinginan sang pelatih walaupun pada dasarnya Ia sendiri tak menginginkannya seratus persen. Pasalnya hal ini dapat menyangkut masa depan karirnya di masa depan.

Strategi Zidane yang dimaksud oleh Isco adalah pengaturan para pemain yang dilakukannya sejak ia memimpin Madrid dari musim lalu. Ia pun juga sempat mengakui bahwa dirinya tak sesering dulu Ia dimainkan terutama pada awal ia bergabung di Santiago Bernabeu di tahun 2013 lalu. Ia pun tercatat hingga saat ini hanya dimainkan 26 kali di La Liga dengan 15 kali menjadi pemain starter. Sedangkan saat berlaga di Copa del Rey dan Champions League, pemain asal Spanyol hanya dimain kan dua kali dimana hanya sekali Ia dimainkan menjadi Starter.

Situasi ini membuat dirinya ingin mencari klub yang lebih membutuhkan keahliannya seperti kabar yang beredar belakangan, malah kabar terbarunya Ia ingin direkrut rival abadinya di La Liga yaitu Barcelona setelah kompetisi musim depan berakhir.

Namun kini sang pemain bernomor punggung 22 itu akhirnya memaklumi langkah yang ditempuh oleh pelatihnya karena pemain yang ada membela Madrid saat ini semuanya berkualitas. Dan hal ini tentunya tak mudah bagi pelatihnya untuk memilih yang terbaik untuk menghadapi tim lawan yang semakin kuat. Namun dengan adanya persaingan yang ketat, membuat pemainnya terpacu secara otomatis untuk menjadi pemainn utama.

Pertandingan terakhir yang diikutinya adalah saat timnya menghadapi Sporting Gijon pada tanggal 15 April kemarin dan ia pun masuk dari menit pertama hingga akhir permainan. Bahkan Ia pun menjadi man of the match karena mampu menjebol dua gol di pertandingan tersebut dan menghasilkan skor akhir 2-3.

Seperti yang diungkapkan oleh media Mascara, Isco pun memuji sang pelatih dan mengatakan, “Pelatih membuat susunan pemain dan mengatur tim ini dengan luar biasa. Seperti kemenangan ini [menghadapi Sporting Gijon] menunjukan bahwa Ia telah melakukan tugasnya dengan baik. Saya tahu saya berada di tim terbaik di dunia, sehingga saya hanya perlu melakukan yang terbaik juga dalam pekerjaan saya.”.

Dalam waktu dekat, Isco dan Madrid akan menghadapi Bayern Munchen dalam ajang kompetisi Champions League yang sudah memasuki papak perempat final leg kedua. Pertandingan tanggal 19 April mendatang direncanakan akan dimainkan di kandang mereka sendiri, Santiago Bernabeu Stadium.