Pelatih Timnas Prediksi Christian Pulisic Akan Menjadi Superstar Pertama Dari Amerika

 

Bruce Arena Christian Pulisic, Bruce Arena, Christian Pulisic Liga Jerman, Bundesliga
Bruce Arena – Christian Pulisic USA

Belum lama ini pelatih timnas Amerika Serikat yaitu Bruce Arena mengungkapkan pendapatnya tentang  salah satu anak asuhnya yang masih muda dan berbakat, Christian Pulisic. Menurutnya, pemain yang masih berusia 19 tahun pada pertengahan bulan lalu itu akan menjadi pesepakbola Amerika pertama yang menjadi “superstar,” di dunia. Ia pun kini sudah menjadi salah satu starter reguler di Borussia Dortmund dalam kompetisi Bundesliga, bahkan Ia juga bermain secara reguler untuk tim nasional Amerika.

Performanya yang kuat kini telah sampai pada titik di mana ia tampil di majalah berita nasional CBS “60 Minutes” pada hari Minggu malam, di mana Arena mengatakan bahwa Pulisic dapat bergabung dalam barisan pemain top dunia.

“Itu membuat Anda berpikir bahwa ini akan menjadi superstar Amerika pertama dalam olahraga ini,” kata Arena. “Saya bersedia mengatakannya, dan Anda bisa saja ragu mengenai hal ini, namun ini adalah pemuda yang sangat berbakat.”

Ketika ditanya tentang kesan awaln saat pertama melihat Pulisic, Arena mengatakan: “Pertama-tama, Anda tidak menganggapnya orang Amerika [dimana biasanya pemain sepak bola Amerika setajam dirinya]. Ini adalah pujian. Dia terlihat alami di lapangan, dia bergerak dengan anggun, dia kuat untuk ukuran tubuhnya, kecepatannya luar biasa, sentuhan pertamanya bagus.”.

Disisi lain, Pulisic sendiri juga mengatakan bahwa dia sangat menyadari harapan yang telah datang dengan kesuksesan awalnya. “Ya, saya pikir itu penggemar Amerika, penggemar sepak bola, terutama,” kata Pulisic. “Mereka mencari bintang berikutnya, pemain berikutnya hanya menjadi ‘wajah sepak bola A.S.,’ dan semua hal yang saya dengar setiap hari ini. ‘

Tapi walaupun Ia bergaji besar untuk pemain seusianya dengan nilai 8 juta dolar amerika per tahun, seperti dilansir 60 Minutes ia pun membuat klub raksasa seperti Real Madrid dan Liverpool, meliriknya. Keluarganya juga turut senang dan mendukung karirnya namun mereka masih berusaha untuk membuatnya tetap rendah hati.

Pulisic menambahkan: “Ayah saya, di sanalah kami akan menjadi seperti dia, ‘berhenti menjadi sombong, jangan banyak bicara, berhenti menjadi sombong, kamu belum kemana-mana.'”.

Dari tujuh pertandingan dimusim ini, Pulisic telah menjebol dua gawang lawan di Bundesliga dan memberikan sebuah asist, yang tentunya akan bertambah dalam waktu dekat.