Neymar Bisa Terpaksa Meninggalkan Barcelona

sisa kontrak Neymar tiga tahun dengan Barcelona
Pengadilan Brasil membekukan aset milik Neymar

Neymar bisa terpaksa untuk meninggalkan Barcelona jika kasus penggelapan pajaknya tidak diselesaikan, demikian menurut ayah sang pemain.

Sebuah pengadilan Brasil telah membekukan aset senilai £ 31.3 juta milik penyerang Barca tersebut, keluarga dan usaha terkait, dan pemain berusia 23 tahun diduga telah menghindari pajak senilai £ 10.5 juta di Brazil dari tahun 2011 – 2013. Neymar, yang telah mencetak 13 gol dalam 14 penampilan untuk klubnya di musim ini, tengah menikmati penampilan yang cemerlang. Akan tetapi ayahnya mengungkapkan masa depan anaknya di Camp Nou bisa terancam oleh penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Kami berbicara tentang pembaharuan [kontrak], tetapi kami perlu untuk menyelesaikan beberapa hal,” kata Neymar Sr kepada Cadena SER. “Kami perlu tahu apakah Spanyol menerima situasi kami. Sulit bagi kami karena kami menerima banyak serangan, dari Brasil dan dari Spanyol. Neymar adalah seorang pemain bintang dan hak citranya berlaku di sini dan dari Brasil. “Kami sedang berbicara dengan semua orang yang tahu apa yang harus dilakukan dengan hal ini karena kami tidak ingin berada di Spanyol dua, tiga, empat, lima atau 10 tahun dan kemudian kemi dibuat terkejut dengan mengatakan bahwa struktur kami salah. Kami perlu tahu apakah keadaan di sini tepat bagi kami. “Kami harus melakukan hal yang benar dan mengetahui apakan Spanyol akan mengijinkan kami bekerja. Kami perlu untuk menghentikan penyelidikan tersebut. Kami ingin ketenangan pikiran.

“Hak citranya tidak terkait dengan pekerjaannya. Citranya merupakan bagian dari sebuah perusahaan di Brasil, yang telah ada sejak tahun 2006. Bukan baru sekarang ini kami telah mengambil keuntungan dari gambarnya. “Selama bertahun-tahun, kami telah bekerja dengan perusahaan ini. Saya tidak ingin berbicara tentang upaya hukum, tetapi jika kami tidak memiliki situasi yang nyaman untuk bekerja, kami tidak bisa tinggal di Spanyol. “Kami tidak pernah memiliki masalah fiskal yang besar seperti ini di Brasil. Setelah tiba di Spanyol, serangan ini dimulai dan serangan sekarang ini telah menyebar ke Brasil. Kami akan menghormati kontrak dia dengan klub, tapi kami tidak ingin pembaharuan tanpa ketenangan pikiran. “

Pemain asal Brasil, Neymar masih memiliki tiga tahun tersisa di kontraknya dengan Barcelona, tetapi telah dikaitkan dengan kepindahan ke klub Liga Premier, Manchester United dalam beberapa bulan terakhir.