Nainggolan Anggap Musim Roma Tidak Terlalu Buruk

Radja Nainggolan memang merasa kecewa dengan gagalnya AS Roma pada musim 2016/2017 kemarin. Tetapi dengan menyeluruh, Nainggolan menganggap musim Roma tak terlalu buruk.

Roma perlu akhiri lagi musim tanpa mendapat trofi pada tahun 2016/2017 kemudian. Melangsungkan laga pada ajang Coppa Italia dan Liga Europa, perjalanan Giallorossi masing-masing tertahan pada babak semifinal dan babak 16 besar.

Sedangkan pada Serie A, Roma perlu merasa puas hanya finis di tempat runner-up. Juventus kembali unggul darii para rivalnya dengan menangkan scudetto keenam mereka dengan berturut-turut.

Walau begitu, Nainggolan menganggap kalau musim Roma terus menjadi baik. Sudahi musim dengan berada di urutan 2 pada Serie A, yang berarti lolos secara otomatis ke tahap grup Liga Champions, dengan beberapa poin yang jadi catatan klub (87 poin) dikatakan oleh Nainggolan masih harus dijadikan apresiasi.

“Satu-satunya incaran kami yang tersisa waktu itu (usai tidak berhasil di Liga Europa dan Coppa Italia) ialah finis di urutan kedua. Dengan finis di urutan kedua, saya anggap kami lewati musim yang oke sebab, lewat finis di urutan 2 di belakang Juventus — tim yang berhasil lolos ke babak final ajang Liga Champions — dan cuma tertinggal 4 poin dari mereka… hal tersebut bukan sesuatu yang sungguh orang bicarakan,” ucap Nainggolan seperti dilansir pada situs resmi klub.

“Kami raih sejumlah hasil seri yang bodoh — Empoli dan Cagliari, itu 4 poin — maka kami miliki penyesalan, namun pada akhir musim cukup oke. Finis dengan mengumpulkan 87 poin pun adalah rekor di sejarah klub, maka itu sesuatu yang baik,” sambung dia.

“Semua dapat merasa bangga dengan musim yang sudah kami lewati. Kami berhadapan dengan banyak laga. Ya, ada sejumlah momen yang membuat kecewa, seperti Liga Europa berhadapan dengan Lyon — kami malah ciptakan angka di markas yang dianggap karena offside pada skor 3-1, hal tersebut mungkin saja merubah keadaan. Namun kalau Anda terus pikirkan sejumlah hal kecil Anda dapat selalu bicarakan itu selama bertahun-tahun.”

“Yang amat krusial ialah saat ini kami tekah finis di urutan kedua dan lolos langsung ke babak Liga Champions. Sukses lakukan hal tersebut artinya musim kami luar biasa,” imbuh dia.