Mourinho yang Mengeluh Jadwal Padat MU Dikomentari

Sang pelatih Manchester United, Jose Mourinho, keluhkan padatnya jadwal laga yang MU miliki. Sang pelatih Ajax Amsterdam, Peter Bosz, memberi komentar pada hal tersebut.

MU bakal berhadapan dengan Ajax pada babak final Liga Europa yang akan berlangsung pada tanggal 24 Mei yang akan datang di Friends Arena, Stokholom, Swedia. Namun sebelumnya, ‘Setan Merah’ harus lewati 2 laga di ajang Liga Inggris lebih awal.

Tercatat sedari melangsungkan pertemuan kedua di babak semifinal Liga Europa berhadapan dengan Celta Vigo, pada tanggal 12 Mei yang lalu, MU harus lewati 3 laga Liga Inggris sebelum menuju babak final.

Berawal dengan menghadapi Tottenham Hotspurs (14/5) dan berakhir dengan hasil negatif 1-2, kemudian melawan Southampton (18/5) dan Crystal Palace (21/5).

Pada musim ini, jumlah laga yang akan dimainkan MU adalah 61 laga, 8 pertandingan lebih banyak dibanding Ajax. Hal tersebut bikin Mourinho sering keluhkan padatnya jadwal laga MU yang bikin para pemainnya satu demi satu kelelahan – tak hanya berupaya sebmaksimal mungkin menjaga para pemain yang masih bugar dengan melakukan perputaran pemain di liga.

Hal yang dikeluhkan Mourinho tersebut Bosz. Ikut berkomentar, baginya sang manajer yang berasal Portugal hanya tengah tampilkan mind-games.

“Jika saya menatap line up dan susunan selama musim, ia (Mourinho) tampil dengan 2 tim – 1 di Liga Europa dan 1 lagi di ajang Premier League,” ucap  Bosz.

“Kalau pemain ini, yang ia pakai di Liga Europa, tak tampil pada akhir pekan ajang Premier League, mereka miliki waktu istirahat dan persiapan yang serupa dengan para pemain saya. Dan saksikan jumlah pemainnya yang dapat diputar,” lanjut dia.

Pada ajang Liga Europa, kesenjangan tentang berapa menit para pemain MU tampil memang dapat diketahui. Contohnya penjaga gawang, Mourinho lebih percaya dengan Sergio Romero yang telah tampil 11 kali dibandingkan David De Gea yang baru tampil sebanyak 3 kali.

Sedangkan di bagian bek, Eric Bailly, Marcos Rojo dan Daley Blind pun tampil lebih sering dibanding Chris Smalling dan Phil Jones. Sama juga halnya dengan garis tengah, Mourinho miliki pilihannya sendiri.

Bosz tambahkan, Ajax yang sebagian adalah pemain muda akan berupaya bikin MU kerepotan. baginya, pertandingan nanti tak akan menjadi pertandingan yang biasa saja.