Mourinho Salahkan UEFA karena Bailly Absen di Piala Super Eropa

Eric Bailly tidak dapat ikut ambill bagian menolong Manchester United di pertandingan Piala Super Eropa dikarenakan kartu merah yang ia terima di ajang Liga Europa musim kemarin. Berhubungan dengan hal ini, Jose Mourinho salahkan keputusan yang sudah diambil oleh UEFA.

Bailly diberi kartu merah pada pertemuan kedua babak semifinal ajang Liga Europa berhadapan dengan Celta Vigo. Di pertandingan tersebut, Bailly dan pemain Celta Facundo Roncaglia dikeluarkan oleh wasit dari lapangan pada menit-menit akhir karena aksi keributan yang melibatkan banyak pemain.

Pada hari Senin (24/7/2017), UEFA telah putuskan kalau Bailly perlu menerima hukuman absen dalam 3 laga. Pemain bek yang berasal dari Pantai Gading tersebut telah absen saat MU menangkan laga atas Ajax Amsterdam di babak final Liga Europa.

Dengan begitu, Bailly masih perlu menepi di pertandingan Piala Super Eropa berhadapan dengan Real Madrid di Philip II Arena, Skopje, Makedonia, pada tanggal 8 Agustus yang akan datang. Tak hanya itu, ia pun tidak bisa tampil di laga perdana MU pada tahap grup di ajang Liga Champions musim berikutnya.

Mourinho mengatakan kalau hukuman UEFA untuk Bailly tersebut terbilang ketelaluan. Bagi sang manajer MU tersebut, menepi pada babak final Liga Europa saja telah menjadi sebuah hukuman yang berat.

“Penilaian saya ialah biasanya dengan UEFA Anda raih apa yang Anda inginkan dan Anda terima dengan wajah senang atau wajah kecewa,” ucap Mourinho.

“Anda terima hal tersebut ialah kartu merah di babak semifinal. Saya anggap hukuman tidak dapat tampil di babak final telah cukup. Tidak bisa main di babak final merupakan sebuah hukuman berat dan saya katakan biasanya ia telah bersih dan memulai musim selanjutnya dan siap tampil di ajang Piala Super Eropa,” sambung dia.

“Namun, saat ini ia merupakan pemain yang krusial untuk kami yang tidak bisa tampil di Piala Super Eropa dan pertandingan pertama pada tahap grup Liga Champions. Tetapi, tidak bisa tampil di babak final Liga Europa dan Piala Super merupakan sebuah hukuman yang amat sadis,” imbuh Mourinho.