Mourinho Kembali Permasalahkan Jadwal Padat MU

Jose Mourinho kembali menunjukan jati dirinya sebagai sosok yang tak selalu menerima keadaan timnya. Kini pelatih Manchester United tersebut mempermasalahkan soal jadwal pada bulan Desember 2017 Setan Merah.

Ungkapan sang pelatih tersebut bisa dibuktikan dalam persiapan Manchester United kontrak Burnley di ajang Boxing Day Premier League Inggris tengah pekan ini. Sebelum semua ini terjadi, Mourinho sempat mengeluhkan jadwal padat dengan jeda yang begitu pendek yang timnya miliki jelang pertandingan melawan Leicester City akhir pekan lalu.

Hasilnya, anak asuh Mourinho hanya mampu bermain imbang 2-2 sekaligus hasil ini membuat mereka semakin jauh dalam pengejaran pemuncak klasemen sementara Premier League, Manchester City.

Dan menariknya disini, sesudah pertandingan itu. Manchester Unted harus berlaga kembali pada dua hari ke depan, dimana Manchester United kembali harus melakoni pertandingan. Kali ini mereka akan bertemu Burnley. Dan untuk kesekian kalinya, Mourinho mengeluarkan keluhan padatnya jadwal pertandingan.

Jika merujuk pada keluhan Mourinho ini, maka bisa dilihat bahwa pertandingan melawan Leicester akhir pekan lalu adalah yang pertama dari empat pertandingan Premier League dalam jangka waktu 10 hari untuk Manchester United.

Menanggapi hasil itu, Mourinho merasa bahwa timnya telah ‘dihukum’ oleh jadwal yang menurutnya aneh itu.

“Saya tak hanya mengatakan soal keistimewaan memiliki waktu pemulihan enam hari dan untuk menikmati dan untuk bersiap ke pertandingan selanjutnya, tapi juga tim lain yang memiliki waktu sedikit lebih banyak daripada kami, sebagai contoh, tim yang bermain lusa, itu adalah hari tambahan yang berarti banyak,” Keluh Mourinho.

“Itu artinya mereka tidak akan bekerja hari ini, ini berarti mereka bisa kembali bekerja besok untuk mempersiapkan laga hari berikutnya. Masalah yang ada bahwa ini berbeda dengan tim lain,”

Dan yang membuat Mourinho geram adalah karena dengan minimnya jeda istirahat yang dimiliki timnya, itu membuat para pemain rawan mengalami cedera dan kelelahan menjalani pertandingan Premier League yang dikenal sebagai liga keras dengan mengandalkan fisik yang prima.

“Apa yang saya sebut ‘cedera Desember’ di sepakbola Inggris telah tiba. Beberapa pemain meninggalkan lapangan setelah 15-20 menit, beberapa yang lain tak bertahan untuk 90 menit. Tentu saja itu tergantung pada banyak faktor, tapi kita membuka pintu untuk apa yang saya sebut cedera Desember,” tutup Mourinho.