Micahel Zorc Ingin Marco Reus Tetap Di Dortmund

Micahel Zorc, Marco Reus, Borussia Dortmund, Alexander Isak
Micahel Zorc Marco Reus

 

Michael Zorc selaku Direktur olahraga dari Borussia Dortmund, belum lama ini mengungkapkan bahwa pemain andalannya Marco Reus harus tetap tinggal di klub karena lingkungan yang akrab akan menjadi penting untuk membantunya menemukan kembali bentuk terbaiknya.

Memang Reus sendiri telah meragukan masa depannya di Signal Iduna Park, saat ia mengungkapkan bahwa ia sedang memikirkan cara terbaik untuk melanjutkan karirnya. Hal tersebut diungkapkan karena pemain internasional Jerman tersebut kini belum bermain kembali sejak menderita cedera ligamen lutut dari bulan Mei lalu dan kini telah memasuki 18 bulan terakhir kontraknya dengan klub yang dibelanya dari Januari 2012 lalu.

Cederanya memang  telah mengganggunya dalam tiga tahun terakhir, namun ia tetap menjadi pemain Dortmund yang ingin dijaga oleh klubnya.

Direktur olahraga Dormund sendiri percaya bahwa tetap bertahan diklub adalah hal terbaik untuk pemain berusia 28 tahun itu , dengan harapan kebugarannya akan lebih mudah terwujud.

“Sangat normal bagi seorang pemain seusianya untuk memikirkan karirnya dan berpikir untuk mengambil langkah lain,” kata Zorc kepada Ruhr Nachrichten. “Di sisi lain, dia tahu apa yang dia miliki di Dortmund dan dia akan berada di sini di lingkungannya yang biasanya. Itu penting baginya, saya pikir, untuk mencapai performa puncaknya (lagi). “.

“Kami akan senang jika kami bisa terus merencanakan pencapaian dengan Marco. Dia adalah Dortmund – dia memiliki identifikasi tinggi dengan klub dan kota. Kami pasti akan mengadakan diskusi yang tepat dalam waktu dekat. “.

Selain Reus ada salah satu pemain yang masa depannya kurang pasti yaitu Alexander Isak, pemain muda yang direkrut dari AIK Fotboll Swedia. Pemain berusia 18 tahun itu didatangkan sejak satu tahun lalu, namun ia telah berjuang untuk memberikan  dampak positif walaupun hingga saat ini belum berhasil.

Pemain yang diboyong dengan tebusan sekitar 9 juta euro tersebut rencananya akan dijadikan striker andakan klub namun dengan bayang-bayang striker andalannya yaitu Pierre-Emerick Aubameyang , Zorc mengungkapkan kesulitan untuknya.

“Sulit baginya. Aubameyang jarang cedera dan memiliki kekuatan , bahkan selama 90 menit. “, tambahnya, “Kami melihat situasinya dan berdiskusi dengan penasihatnya apa yang terbaik, tapi sebenarnya kami juga melakukannya secara teratur dengan setiap pemain.”.