Masalah Tottenham Ada Di Mentalitas, Bukan Wembley

tottenham hotspurTottenham Hotspur gagal meraih kemenangan pada dua laga kandangnya di stadion Wembley musim ini. Namun, The Lilywhites tidak mau mengambinghitamkan Wembley dan menyebut masalah yang mereka alami saat ini adalah karena persoalan mentalitas.

Tottenham Hotspur terpaksa memakai Wembley sebagai stadion mereka pada musim ini. Tim asuhan Mauricio Pochettino ini harus meninggalkan White Hart Lane, yang sudah dihancurkan sebagai bagian dari pembangunan stadion baru mereka.

Dengan bermarkas di Wembley yang punya kapasitas besar, Tottenham Hotspur sebenarnya bisa mendatangkan suporter dalam jumlah lebih banyak. Namun, banyaknya jumlah suporter ternyata tidak berbanding lurus dengan hasil yang mereka raih.

The Lilywhites gagal menang dalam dua pertandingan perdana Premier League di Wembley pada musim ini. Mereka takluk oleh Chelsea dengan skor 1 – 2 lalu ditahan imbang Burnley 1 – 1. Sebaliknya, ketika menjalani laga tandang, mereka mengalahkan Newcastle United dengan skor 2 – 0.

Pemain bertahan Tottenham Hotspur, Toby Alderweireld, tidak yakin jika hasil mengecewakan yang diperoleh timnya di beberapa pekan awal Premier League musim ini berkaitan dengan Wembley.

“Saya tidak percaya dengan itu sebab jika kami mencetak gol dan skornya 2 – 0 atau 3 – 0, itu adalah pertandingan bagus buat kami. Ini mirip ketika kami menghadapi Chelsea, kami juga bermain bagus, jadi saya tak percaya,” ujar Toby Alderweireld dalam Sky Sports.

“Ini bukan pertandingan yang udah. Burnley bermain sangat bagus, mereka bertahan di sepanjang laga, mereka menyerang balik, serta bagus dalam memainkan bola-bola mati. Bolanya juga sering masuk ke kotak penalti,” lanjut Toby Alderweireld.

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, lebih menyoroti mentalitas yang diperlihatkan oleh timnya ketimbang menyalahkan Wembley sebagai kandang timnya.

“Memang benar masih terlalu awal untuk menganalisis apa yang akan terjadi pada masa mendatang karena musim lalu setelah tiga atau empat laga Anda belum bisa mengatakan Chelsea adalah juaranya. Itulah kenapa dalam sepakbola Anda harus terus bekerja keras dan menjaga mentalitas Anda. Ini tak ada hubungannya dengan Wembley,” ujar Mauricio Pochettino.