Madrid Lebih Dekat Dengan Zona Merah Ketimbang Barca

Real MadridReal Madrid masih belum bisa keluar dari tren buruk di La Liga musim ini. Los Galacticos bahkan sudah lebih dekat dengan zona merah (degradasi) ketimbang Barcelona di puncak klasemen.

Berstatus sebagai juara bertahan, Real Madrid masih tercecer di peringkat empat papan klasemen sementara hingga La Liga berjalan sampai pekan ke-19. Armada besutan Zinedine Zidane ini juga tanpa kemenangan di tiga laga terakhirnya di ajang itu.

Diawali dengan kekalahan 0 – 3 ketika menjamu Barcelona sebelum liburan Natal dan tahun baru, El Real kemudian ditahan imbang Celta Vigo (2 – 2) dan yang paling di Santiago Bernabeu, Sabtu (13/1/2018), kalah 0-1 saat kedatangan Villarreal.

Dari hasil pertandingan kemarin, Real Madrid menjadi satu-satunya tim empat besar yang kalah dalam di pekan ke-19 La Liga: Barca menang 4 – 2 atas Real Sociedad, Atletico Madrid mengungguli Eibar 1 – 0, dan Valencia menang dari Deportivo La Coruna 2 – 1.

Kekalahan tersebut turut membuat Madrid yang baru mengumpulkan 32 poin dari 19 pertandingan, kini dibayangi Villarreal di posisi kelima dengan perolehan 31 poin. Di atas mereka secara berturut-turut ada Valencia yang mengumpulkan 40 poin, Atletico Madrid yang punya 42 poin, dan Barca berada di puncak dengan koleksi 51 poin.

Menganalisis lebih jauh mengenai situasi di papan klasemen, dalam urusan perolehan poin, Real Madrid bahkan lebih dekat ke Deportivo La Coruna di posisi teratas zona degradasi ketimbang Barca di puncak klasemen, Cristiano Ronaldo unggul 16 poin dari Deportivo La Coruna, tertinggal 19 poin dari Barca.

Tentu harus diingat kalau El Real saat ini masih punya satu pertandingan tunda, yakni melawan Leganes. Tapi Madrid tentu harus amat waspada dengan tren timnya yang sedang tak oke dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Mungkin memang ada persoalan mental yang sudah membuat kami susah menang. Ketika sedang menjalani laju buruk, ada saja hal negatif yang akan mendekat,” ungkap Zinedine Zidane dalam situs resmi Real Madrid.

“Kami sudah melepaskan tembakan-tembakan tepat ke arah gawang lawan tapi bola tidak mau masuk, bahkan ketika ada bola muntah pun kami sedang tidak dalam posisi yang tepat untuk membuatnya masuk ke gawang,” ucap Zinedine Zidane.