Lima Kiper Berkualitas Yang Diremehkan

steve mandandaJadi pesepakbola yang dipandang remeh sejatinya mendapatkan sisi positif. Si pemain bisa bermain tanpa beban dan memiliki motivasi untuk membuktikan kualitas yan dimiliki.

Hal tersebut yang dilakukan sejumlah penjaga gawang. Nama mereka jarang sekali menjadi buah bibir, apalagi diincar untuk memperkuat klub level atas. Tapi faktanya mereka tetap bisa unjuk kebolehan.

Beberapa di antara mereka merumput di liga yang bisa dibilang tak punya reputasi tinggi. Padahal dalam diri sang penjaga gawang menyimpan potensi besar dan bisa melakukan banyak hal andai diberikan kesempatan.

Dan simak berikut ini lima kiper top yang justru diremehkan :

5. Steve Mandanda (Marseille)

Mandada sejatinya memperkuat klub Premier League, Crystal Palace, namun gagal mencuat akibat dibekap cedera dan aa pun pulang ke Marseille untuk mencari kesempatan kedua. Namun Mandanda bersinar bahkan pernah mewakili Prancis dalam empat turnamen internasional. Pemain berjuluk Frenchie itu memiliki ketenangan walau tengah dalam tekanan pemain lawan.

4. Stephane Ruffier (AS Saint-Étienne)

Menjalani karier profesional di AS Monaco tahun 2005, mulanya Ruffier hanya menjadi penghuni bangku cadangan dan baru masuk ke skuat inti ketika kiper utama Flavio Roma cedera. Performanya yang mengesankan membuatnya masuk ke slot kiper pertama dan bertahan disana selama tiga musim. Sesudahnya dia hijrah ke Etienne tahun 2011.
3. Danijel Subasic (AS Monaco)

Subasic merupakan penjaga gawang utama Monaco sejak masih bertarung di Ligue 2, yang mana ia direkrut dari Hadjuk Split pada 2012. Subasic memegang peran vital di tubuh Monaco dan bahkan menyabet gelar kiper terbaik Ligue 1 musim lalu.

2. Roman Weidenfeller (Borussia Dortmund)

Eks penggawa timnas Jerman ini telah lama membela panji Borussia Dortmund walau belakangan cuma menjadi pelapos Roman Burki. Puncak dari prestasi Weidenfeller dimulai pada tahun 2010, ketika Die Borussen berhasil meraih dua titel Bundesliga.

1. Samir Handanovic (Inter Milan)

Samir Handanovic total membukukan 111 penyelamatan dan 15 cleansheets dalam 36 laga bersama Inter Milan pada 2015-16. Walau begitu ia jarang sekali menjadi buah bibir. Fans Inter dan timnas Slovenia sangat mengakui kualitas Handanovic.