Leonardo Jardim : Akan Sulit Di Stade De Louis

AS Monaco sepertinya akan tampil ofensif demi mengungguli lawannya, di sisi lain, Manchester City bukanlah tim yang hobi bertahan. Hal ini menjadikan laga yang dihelat di markas Monaco kontra City akan diprediksi mendapat banyak gol.

AS Monaco saat ini memiliki selisih 3-5 dari Manchester City setelah laga pertama di babak 16 besar yang dilakukan di Etihad Stadium tiga minggu yang lalu. Di laga yang dihelat di Stade de Louis, pada Kamis (16/3/2017) dinihari WIB besok, Monaco setidaknya harus selisih dua gol demi mendapatkan tiket menuju babak selanjutnya di Liga Champions.

Laga ini pastinya sangat sulit, namun bukan tidak mungkin bagi Monaco jika dilihat dari catatan permainan lini serang mereka di musim ini dengan hasil 123 gol untuk semua kompetisi, khususnya di antara tim-tim terbaik Eropa.

Walau begitu, rintangan untuk mereka yakni saat keadaan top skorer dan juga striker utamanya, Radamel Falcao, dalam kondisi tidak bugar dan diyakini akan menepi di laga tersebut. Walau begitu, pelatih Leonardo Jardim tetap optimis jika timnya dapat memperoleh minimal tiga gol di laga tersebut, pasalnya sepakbola ofensif akan dimainkan Monaco. Semakin sulit saat City juga bermain dengan gaya yang sama bersama Pep Guardiola di musim ini.

” Saya merasa terdapat dua tim yang akan bermain dengan menyerang. Kami akan melakukan menciptakan gol, demi mengejar minimal dua gol untuk melaju lagi di babak selanjutnya. Kualitas pemain City memang sulit dan bagus dan sepertinya kami akan bermain dengan gaya yang sama juga akan banyak tempat terbuka untuk saling menyerang dan menciptakan gol besar, ” ujar Leonardo Jardim

Selama musim ini,  AS Monaco selalu dapat menciptakan banyak gol ketika berlaga di kandang seperti saat melawan Rennes dengan skor 7-0, Nancy dengan skor akhir 6-0 juga dengan Bastia dan Montpellier. Walau dengan Manchester City pasti akan lebih sulit.