Leon Goretzka Mendapat Spanduk Khusus Dari Penggemar Schalke

Leon Goretzka, Shalke, Hannover, Bayern Munich
Spanduk penggemar Schalke tentang kepergian Leon Goretzka

 

Leon Goretzka memahami mengapa fans Schalke berpaling kepadanya setelah kepindahannya ke Bayern Munich dikonfirmasi oleh klubnya. Hal tersebut terlihat jelas saat klub tersebut menjamu Hannover pada hari Senin kemarin pukul 00.00 WIB, dimana para pendukung klub, membentangkan spanduk panjang yang bertuliskan kekesalan mereka karena, pemain bintang kesayangan mereka pergi menuju rival domestiknya, Bayern Munich.

Memang walaupun masa bakti pemain berusia 22 tahun itu akan habis pada akhir musim ini, namun Goretzka telah menyetujui kesepakatan diawal untuk dapat bergabung dengan jawara Bundesliga lima kali secara beruntun di musim lalu. Ia pun akan meninggalkan Veltins-Arena tanpa meninggalkan dana segar satu euro pun, dimana di klub barunya ia dipastikan akan memiliki kontrak selama empat musim.

Ia pun sempat melakukan pembelaan di facebook-nya dan akan memahami semua emosi yang dilimpahkan kepadanya, namun ia berharap para fans klub tetap mendukungnya seperti yang ingin dia lakukan untuk klubnya hingga keberadaannya di Gelsenkirchen berakhir. Namun hal tersebut sepertinya tak berpengaruh banyak walaupun yang diungkapkan di media sosial-nya masuk akal.

Terbukti para penggemar klub, menggelar spanduk panjang yang bertuliskan kecaman keras untuk pemain yang telah membela klub dari tahun 2013 lalu, saat Schalke menghadang Hannover dalam putaran ke 19 kompetisi Ligue 1, yang berakhir dengan skor imbang 1-1.

Mereka menuliskan, “Uang atau piala tidak lebih berharga dari pada klub kami. Orang yang tidak menghargai itu bisa langsung menyingkir segera. ”

Spanduk kedua yang berada dibawahnya juga menyatakan “Mengecewakan 1000 teman demi piala yang tanpa emosi dan kesenangan semu.”

Goretzka pun sempat dicemooh saat ia dirotasi setelah menit ke 63 dengan Weston McKennie. Dan Ia pun mengungkapkan perasaannya kepada media Sky tentang hal itu

“Bila penggemar Anda sendiri mencemooh terhadap Anda, itu selalu menyakitkan. Tapi aku sudah menduga cemoohan itu dan saya bisa memahaminya sebagian. “.

“Hari ini adalah karir saya yang paling sulit. Itu adalah situasi khusus bagi saya. Saya senang bahwa suasananya tetap positif secara keseluruhan. Namun cemoohan itu menyakitkan, tentu saja. ”

Dia menambahkan: “Saya terpikir lama tentang keputusan saya. Itu adalah proses yang panjang. Saya mendengarkan apa kata hati saya lalu memutuskan ke mana saya ingin pergi dan tujuan saya berada. “.