Leon Bailey Belum Pastikan Masa Depan Internasionalnya Bersama Jamaica

Leon Bailey, Timnas Jamaica, Bayer Leverkusen
Leon Bailey Timnas Jamaica

 

Pemain sayap muda berbakat Bayer Leverkusen yaitu Leon Bailey, telah menolak untuk menjamin masa depan internasionalnya ke timnas negara asalnya, Jamaika. Hal ini tentu bisa berpeluang  membuka negara lain untuk memboyongnya, bisa Belgia, Inggris atau bahkan Jerman untuk mendapatkan keuntungan dari keputusannya.

Pemain kelahiran Kingston Jamaika memang sempat mewakili negaranya sekali di tingkat U23, bahkan menyumbangkan gol semata wayang dalam laga perdananya dengan mencetak tendangan bebas menghadapi Kepulauan Cayman pada bulan Maret 2015. Namun setelah awal yang menakjubkan dimusim ini di Bundesliga, dia mengatakan masa depan internasionalnya bisa jauh dari negaranya.

“Sudah seperti itu selama bertahun-tahun, tapi pendapat saya tidak berubah dan orang harus menerimanya,” ungkap striker berusia 20 tahun tersebut, yang memiliki enam gol dan empat assist untuk namanya kepada media Bild. “(Namun) Negara tempat saya bermain masih terbuka.”

Pernyataan tersebut pasti akan menggugah minat beberapa calon pelamar dimana performa Bailey membuatnya menjadi orang yang paling produktif di liga untuk pemain sayap di musim ini. Bahkan ia berada di depan pemain Bayern Munich Arjen Robben dan Emil Forsberg dari RB Leipzig; tapi negara mana yang bisa berdiri untuk mendapatkan?

Bailey sendiri mengawali karirnya di Liga tertinggi Beligia bersama KRC Genk sebelum mendarat di Leverkusen pada Januari 2017 lalu. Ia pun membela selama satu setengah tahun di Belgia, namun dengan kewarganegaraan naturalisasi di negara tersebut yang membutuhkan waktu lima tahun dengan tempat tinggal tanpa gangguan, Bailey juga harus menikahi seorang Belgia untuk mendapatkan paspor tersebut. Sementara itu panjang residensi yang dibutuhkan di Jerman lebih panjang yaitu delapan tahun.

Meskipun demikian, menurut sumber terpercaya, Bailey masih memiliki keturunan Inggris dan Malta walaupun kemungkinan kecil sang striker untuk memilih yang terakhir, yang berada di urutan ke 158 di dunia. Meskipun demikian bukan berarti Bailey sangat ingin mengubah kesetiaan negaranya.

“Jamaika adalah negara yang indah dimana musim panas selalu dan orang-orang bahagia,” lanjutnya kepada Bild, “tapi saya hanya tertarik dengan sepakbola klub untuk saat ini.”