Leicester Optimis Bisa Juara Liga Champions

leicester city

Leicester City telah kembali ke tren kemenangan semenjak dilatih oleh Craig Shakespeare. Sekarang The Foxes yakin mampu memenangi Liga Champions.

Pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions versus Sevilla bakal menjadi debut Shakespeare sebagai juru taktik Leicester sejak diangkat pada Minggu (12/3/2017) waktu setempat. Sebelum ini pria berusia 53 tahun tersebut bekerja sebagai caretaker selepas kepergian Claudio Ranieri.

Usai bisa memberikan dua kemenangan selama menjadi caretaker, ia kian yakin untuk mengantarkan Leicester berlari lebih jauh. Liga Champions pun jadi turnamen yang mungkin saja dimenangi klub berjuluk Si Rubah itu.

“Kenapa tidak (memenangi Liga Champions)? Kami masih berada dalam persaingan, kami harus berupaya kompetitif di setiap pertandingan,” kata Shakespeare seperti dilansir Skysports.

“Menurut saya tak ada permainan yang sia-sia dalam sepakbola, anda harus coba memenangi setiap kompetisi yang anda ikuti dan memperlihatkan semangat serta daya saing, dan kami harus membuktikan di pertandingan besok malam,” sambungnya.

Jalan The Foxes untuk menggapai titel Liga Champions bisa dikatakan masih jauh. Pada Rabu (15/3/2017) dinihari WIB, mereka harus lebih dulu memutar kekalahan agregat 1-2.

“Kami sadar bagaimana pentingnya meraih impian itu. Ini akan menjadi pekerjaan besar, namun mudah-mudahan dengan dukungan (fans), dan kami membbuat suasana yang baik di sini, kami bisa lolos,” kata mantan asisten Nigel Pearson itu.

“Bahkan seusai laga perdana, kami sadar dengan mendapatkan gol tandang, kami sudah membuka peluang besar,” tandasnya.

Leicester adalah satu dari wakil asal Inggris yang masih bertarung di Liga Champions, satunya lagi adalah Manchester City yang berhadapan dengan AS Monaco.