Leicester Bikin Lineker Tegang Melebihi Momen Penalti Di Piala Dunia

Gary Lineker

Bagi Gary Lineker, menonton kiprah Leicester City yang memiliki peluang dalam meraih kejuaraan turnamen Premier League tersebut lebih menegangkan dibanding dengan mengeksekusi penalti di Piala Dunia.

Lineker, yang kelahiran Leicester dan mulai terjun di dunia sepakbola professional dengan memperkuat The Foxes, mengatakan jika dia semacam “sebuah agar-agar besar yang disimpan di piring” ketika menggambarkan ketegangan tersebut.

“Ini sebetulnya cukup menyiksa. Hal ini menyebabkan Anda menjadi amat tegang,” papar Lineker. Pemain yang telah mencetak 48 gol kepada Timnas yang kini aktif di media sebagai analis dan ahli sepakbola tersebut setelah itu memberikan pengibaratan lainnya.

“Saya tak pernah merasakan setegang ini dalam seumur hidup. Saya pernah mengeksekusi penalti di turnamen Piala Dunia dan tak merasa semacam saat ini,” ucapnya.

Yang sangat menarik, ketegangan tersebut hingga menyebabkan pria berusia 55 tahun tersebut menjadi tak mau menonton langsung kompetisi Leicester di stadion.

“Tiap kali saya mulai menonton langsung mereka bermain, yang tak sering sebab saya biasa bekerja di hari Sabtu, saya yang masih belum pernah menyaksikan mereka berhasil meraih kemenangan.

“Maka, apa yang saya lakukan? Seperti ini saja, saya takkan menyaksikan mereka langsung. Saya bakal terus melihat dari TV sebab dengan begitu kelihatannya akan baik-baik saja. Saya hanya tak ingn membuat sial, maka bakal terus begini,” sebutnya.

Lineker, yang juga pernah menjabat sebagai sang bintang Tottenham Hotspur yang kini menjadi lawan Leicester, mengatakan dirinya memiliki rencana untuk datang ke Old Trafford pada saat Manchester United melawan Leicester di tanggap 1 Mei depan. Namun, rencana tersebut dapat berubah. “Saya bakal memberikan keputusan ketika masanya telah dekat,” ujar Lineker.